Kamis, 30 Juni 2022

Lagi, Graha Moderasi Beragama Kanwil Kemenag Sultra Diapresiasi

  • Senin, 23 Mei 2022 12:45 WIB

Kendari, (Humas Sultra) --- Selang tiga hari pasca kunjungan  Kapusdiklat Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI H. A Buchori, Graha Moderasi Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara kembali mendapat kunjungan dari Kapusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Balitbang dan Diklat Kemenag RI, Dr. Imam Safe'i M.Pd.

Kunjungan ini diterima langsung oleh Kakanwil Kemenag Sulawesi Tenggara H Zainal Mustamin beserta jajarannya, Senin (23/5/2022). Dikesempatan ini, selain berkesempatan menandatangani Papan Komitmen Moderasi Beragama dan meninjau suasana Graha Moderasi dengan berbagai gambaran kehidupan umat beragama di Sultra, Imam Safe'i juga melakukan siaran podcast Warta Moderasi Kemenag Sultra.

Dalam keterangannya, Imam Safe'i mengakui jika baru pertamakali dirinya melakukan kunjungan ke daerah melihat adanya Graha Moderasi Beragama.

"Saya bangga selaku yang ikut merintis Penguatan Moderasi Beragama di Kemenag. Dan sebagai Sekretaris Nasional Pokja Moderasi Beragama, saya memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Kanwil Kemenag Sulawesi Tenggara. Mudah-mudahan nanti diikuti oleh yang lain, dengan terus menghimpun nilai-nilai kearifan lokal, mensupport penguatan moderasi beragama ini," ungkap Imam Safe'i.

Imam Safe'i mengatakan, berangkat dari keberagaman yang ada di Indonesia, maka sudah semerstinya direspon secara cepat dengan menjadikan perbedaan bukan sebagai sumber konflik, namun sebagai sumber kekuatan. Penguatan Moderasi Beragama dilakukan dalam rangka mewujudkan kehidupan Indonesia yang toleran, harmoni dan bersatu. 

"Yang paling penting kita tanamkan bahwa salah satu indikator Moderasi Beragama ini adalah tentang komitmen kebangsaan. Bagaimana kita tidak membenturkan antara agama dan negara. Kita sebagai umat beragama taat beragama, dan kita sebagai warga bangsa kita taat bernegara. Jika kita tidak membenturkan keduanya, maka Penguatan Moderasi Beragama akan sangat bermakna sekali," jelasnya.

Imam Safe'i menyebut, jika Penguatan Moderasi Beragama merupakan sebuah ikhtiar untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terkait dengan NKRI yang sudah damai, toleran dan harmoni.

"Oleh karena itu, ini merupakan pekerjaan berat ibarat mencegah hama bukan membasmi hama. Jika sudah ekstrim maka menjadi urusan BNPT namun sebelum terjadi itu, maka ini yang menjadi tugasnya Moderasi Beragama," pungkasnya.

Sumber : -
Penulis : Wa Ode Asnani. S. IP
Editor : Waliullah. S. IP
Dibaca : 237 kali