Rabu, 20 Oktober 2021

Plt. Kakanwil Kemenag Sultra Launching Pojok Literasi Madrasah MTsN 3 Konawe

  • Sabtu, 14 Agustus 2021 18:28 WIB

Soropia, (Humas Sultra) --- Plt. Kakanwil Kemenag Sultra (Kemenag) yang diwakili Kabid Pendidikan Madrasah sebagai Plh. Kakanwil, Muhammad Saleh, bersama Kepala Kantor Kemenag Kab. Konawe, Muhammad Natsir secara resmi melaunching Pojok Literasi Madrasah MTsN 3 Konawe, sabtu, (14/8/2021).

Gerakan Literasi Madrasah ini sebagai basis peningkatan mutu Madrasah pada MTsN 3 Konawe.

Plh. Kakanwil, Muhammad Saleh memberikan apresiasi kepada jajaran MTsN 3 Konawe yang melaunching pojok literasi madrasah. Ini yang kedua di Kab. Konawe dimana sebelumnya telah dilaunching di MTsN 1 Konawe oleh Bapak Kakanwil Fesal Musaad.

Dikatakannya, pentingnya literasi dalam dunia pendidikan. Tenaga pendidik dan kependidikan diwajibkan memiliki kemampuan literasi yang baik. Diantaranya, Literasi Keagamaan dan Literasi kebangsaan, Literasi budaya dan literasi baca.

Pertama, Literasi Keagamaan sangat penting ditanamkan kepada siswa mengingat saat ini banyaknya paham dan aliran yang ada. Makanya di Kementerian Agama ada yang disebut Moderasi beragama sebagai program prioritas Kementerian Agama. Moderasi beragama merupakan Ajaran Wasatiyah, tidak ke kanan dan ke kiri tetapi berada ditengah-tengah. Olehnya itu ia mengajak tenaga pendidik dan kependidikan menjadi agen moderasi beragama

Lanjutnya, Guru berperan penting dalam menanamkan cinta tanah air dan NKRI harga mati dilingkungan madrasah khususnya kepada siswa. Perjuangan untuk meraih kemerdekaan tidaklah mudah. Kita hanya melanjutkan, tapi yang merasakan hal itu adalah para pejuang bangsa dan alim ulama. Olehnya itu pentingnya menanamkan cinta tanah air kepada siswa madrasah.

Berikutnya, siswa juga diharapkan memiliki pemahaman Literasi Budaya yang baik. Saat ini siswa diharapkan mengenal budaya daerah dan kearifan local. Ia mengingatkan agar budaya daerah tidak dilupakan seperti penguasaan bahasa daerah dan sebagainya.  

Terkait literasi baca Muhammad Saleh meminta tenaga pendidik menjadi contoh kepada siswanya. Literasi baca ini haruslah dimulai dari guru. Guru itu digugu dan ditiru.

Turut menyaksikan launching pojok literasi ini antara lain Kasi Sarpras Kemenag Sultra, Sutarmin Kete, Kasi Pendidikan Madrasah Kab. Konawe, Hasrun Taleo, Kepala MTsN 3 Konawe, para Tenaha Pendidik dan Kependidikan dilingkungan MTsN 3 Konawe.

Sumber : -
Penulis : Waliullah. S. IP
Editor : Waliullah. S. IP
Dibaca : 291 kali