Rabu, 20 Oktober 2021

Kemenag Wakatobi Gelar Sosialisasi KMA Nomor 660 tahun 2021

  • Rabu, 07 Juli 2021 16:44 WIB

Wangi-Wangi (Humas Sultra) --- Rabu (07/07) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wakatobi menggelar Sosialisasi Keputusan Menteri Agama Nomor 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji Pada Penyelenggaraan Haji Tahun 1442 H/ 2021 M yang diikuti oleh para jamaah calon haji Kabupaten Wakatobi, Kepala KUA Kecamatan, dan Penyuluh Agama Islam lingkup Kantor Kemenag Kab. Wakatobi

Dalam Kesempatan tersebut, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wakatobi, La Ode Hasnan Karya menguraikan beberapa poin penting terkait alasan pembatalan tersebut sebagaimana tertuang dalam KMA Nomor 660 tahun 2021

Pertama, menunaikan ibadah haji wajib bagi umat Islam yang mampu secara ekonomi dan fisik serta terjaminnya kesehatan, keselamatan dan keamanan jamaah.

Kedua, bahwa kesehatan, keselamatan dan keamanan jamaah haji terancam oleh pandemi Covid -19 beserta varian barunya.

Ketiga, pemerintah bertanggungjawab untuk menjaga dan melindungi WNI baik di dalam maupun di luar negeri

Keempat, sampai diterbitkannya KMA Nomor 660 tahun 2021, pemerintah kerajaan Arab Saudi belum mengundang pemerintah Indonesia untuk membahas dan menandatangani Nota Kesepahaman tentang persiapan penyelenggaraan haji tahun 1442H/2021M.

Kelima, Pemerintah Arab Saudi belum membuka akses layanan penyelenggaraan haji tahun 1442 H / 2021 M dan Pemerintah Indonesia membutuhkan waktu persiapan untuk pelayanan jamaah haji.

Keenam, Komisi VIII DPR RI menghormati keputusan Pemerintah terkait pembatalan keberangkatan jamaah haji setelah mencermati aspek teknis persiapan dan kebijakan Pemerintah Arab Saudi.

Hingga pada akhirnya kerajaan Arab Saudi mengumumkan bahwa pendaftaran ibadah haji 2021 hanya dilakukan bagi penduduk Arab Saudi dan ekspatriat yang bermukim di Arab Saudi

Sementara itu, terkait Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji Pada Penyelenggaraan Haji Tahun 1442 H/ 2021 M, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wakatobi, Muchtar, S.Ag., M.A. meminta jamaah untuk lebih bersabar

“Kami minta kepada calon jamaah yang belum dapat berangkat haji pada tahun ini untuk bersabar sambil menunggu situasi dan kondisi lebih kondusif”Muchtar mengungkapkan 

Muchtar menjelaskan bahwa peniadaan keberangkatan jemaah haji karena adanya wabah bukan menjadi yang pertama dalam sejarah

“Peniadaan keberangkatan jemaah haji karena wabah bukan menjadi yang pertama dalam sejarah. Sebelumnya Arab Saudi juga sempat beberapakali meniadakan ibadah haji karena adanya,wabah, seperti wabah epidemi pada tahun 1837 dan 1858, wabah kolera pada tahun 1892, maupun wabah meningitis pada tahun 1987" terang Muchtar

“Jadi melalui keputusan tersebut, sangat jelas bahwa kesehatan dan keselamatan jiwa jamaah lebih diutamakan mengingat pandemi Covid-19 masih melanda dunia," tegasnya.

Muchtar pun mengajak para calon jamaah haji untuk dapat menerima keputusan ini dengan sabar dan dapat memahami maksud dari pembatalan keberangkatan haji tersebut.

“Meski berat, tetapi kita yakinlah bahwa ini adalah keputusan yang terbaik bagi kita semua” ungkapnya

Ia juga meminta kepada para jamaah untuk senatiasa menjaga Kesehatan dan berdoa agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir.

“Terus jaga Kesehatan dan marilah kita senantiasa kita berdoa agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir” tutup Muchtar

Kegiatan yang dihelat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wakatobi tersebut menghadirkan narasumber ketua MUI Kabupaten Wakatobi Drs?. H. La Ode Saharumu, dan Nurhida, S.Km dari Dinas Kesehatan Kabupaten Wakatobi

Sumber : -
Penulis : Arjun, S.Pd/Kemenag Kab. Wakatobi
Editor : Waliullah. S. IP
Dibaca : 143 kali