Senin, 14 Juni 2021

Ummusshabri Gelar Halaqoh Ilmiah Peringatan Isra Mi'raj Tahun 1442 H

  • Selasa, 23 Maret 2021 13:48 WIB
Tiga Narasumber sedang menyampaikan materinya

Kendari, (Humas-Sultra) --- Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sudah menjadi tradisi syiar Islam di Indonesia, sehingga disetiap tahunnya berbagai kelompok/organisasi keagamaan Islam memperingatinya dengan berbagai cara, mulai dari kegiatan pengajian biasa, tabligh akbar, dialog interaktif, seminar sampai kegiatan aksi sosial.

Tahun ini, Yayasan Ummusshabri Kendari menyelenggarakan Peringatan Isra’ Mi’raj dikemas dalam bentuk Halaqoh Ilmiah dengan mengangkat tema “Spirit Isra’ Mi’raj 1442 H Dalam Membentuk Kecerdasan Interpersonal Untuk Menebarkan Narasi Keberagaman Yang Moderat di Dunia Maya”

Ketua yayasan Ummusshabri Dr. Supriyanto, MA mengatakan “Peringatan Isra’ Mi’raj di Ummusshabri untuk tahun ini kita kemas dalam bentuk Halaqoh Ilmiah, “istilah halaqoh sendiri bersumber dari bahasa Arab yang berarti lingkaran/cincin, karenanya halaqoh yang menjadi tradisi masyarakat pesantren untuk berdiskusi dan membahas sesuatu hal, maka pesertanya (santri) biasanya duduk membentuk sebuah lingkaran sedangkan seorang kyai menjadi narasumber tunggal, “jelasnya.

“Halaqoh Ilmiah ini dimaksudkan agar peristiwa Isra’ Mi’raj yang penuh dengan misteri itu tidak hanya dikaji berdasarkan pada dalil-dalil tekstual, akan tetapi juga dipahami dan dikaji berdasarkan sains serta perkembangan ilmu pengetahuan, itu sebabnya sehingga kami menghadirkan 3 orang sebagai narasumber yang kompoten yang akan melihat peristiwa Isra’ Mi’raj dalam kacamata yang berbeda agar menambah wawasan dan pengetahuan tentang peristiwa ini, “harapnya.

Halaqoh Ilmiah Peringatan Isra’ Mi’raj di Ummusshabri ini dipandu oleh Moderator Mohamad Anwar, S.Ag., M.Si, dan menampilkan 3 orang narasumber, masing-masing yaitu;

  1. Prof. Dr. H. Abdullah Al-Hadza, MA (Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sultra), yang mengkaji Isra’ Mi’raj dalam perspektif Science. Menurutnya “sampai saat ini ilmu pengetahuan yang dimiliki manusia belum mampu mengurai tentang peristiwa Isra’ Mi’raj namun bukan sesuatu yang mustahil atas izin Allah jika pada saatnya Ilmu pengetahuan dapat menjangkaunya.
  2. Drs. KH. Ryhamadi (Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sultra), yang mengkaji Isra’ Mi’raj dalam perspektif religiusitas dan kecerdasan Interpersonal. Menurutnya “Sebagai ummat Islam wajib menyakini bahwa Isra Mi’raj itu benar adanya, karena Allah khabarkan dalam firman-Nya, akan tetapi ilmu manusia belum mampu menjangkaunya, karena pendekatan Iman lebih tepat.
  3. Dr. H. Nur Alim, M.Pd (Ketua MUI Sultra), yang mengkaji Isra’ Mi’raj dalam perspektif Moderasi Beragama. Menurutnya, “Isra’ Mi’raj terjadi pada malam hari mengandung makna, bahwa malam adalah waktu yang paling cocok untuk melakukan perenungan atas segala aktifitas dan problematika.

Halaqoh Ilmiah Peringatan Isra’ Mi’raj ini dilaksanakan pada tanggal 19 Maret 2021 bertempat di Aula Ummusshabri dan dihadiri oleh pembina dan pengurus Yayasan, tenaga pendidik dan kependidikan, Santri mukim dan beberapa orang tua/wali santri secara online.

Sumber : Moh. Anwar / MA Pesri Kendari
Penulis : Mohamad Anwar, S.Ag., M.Si / MA Pesri Kendari
Editor : Waliullah. S. IP
Dibaca : 70 kali