Senin, 14 Juni 2021

MA Pesri Kendari Sukses Selenggarakan Isnpirative Talk Seri II

  • Senin, 15 Februari 2021 09:25 WIB

Kendari, (Humas-Sultra) --- Untuk yang kedua kalinya MA Pesri Kendari sukses menyelenggarakan Inspirative Talk. Pada tahun lalu Inspirative Talk mengangkat tema “Universitas Unggulan ?? Why Not ..!!, maka untuk tahun ini tepatnya pada Sabtu, 13 Februari 2021 mengangkat tema Break Your Limit, Challenge Yourself (lampaui batasmu, tantang dirimu).

Kepala Madrasah Aliyah Pesri Kendari Agus Sugito, S.Th.I., M.Pd  menuturkan “kegiatan ini diikuti oleh seluruh kelas 12, guru guru dan orangtua/wali siswa secara virtual, pemilihan tema ini dimaksudkan agar siswa-siswi MA Pesri terutama kepada siswa-siswi kelas akhir (kelas 12) bisa membuka belenggu rasa takut dan merasa di zona aman agar lebih berani melangkah lebih maju, seperti berfikir untuk melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi unggulan baik yang ada di dalam negeri maupun yang berada di luar negeri.

Nara sumber/Inspirator pada Inspirative Talk kali ini adalah para Alumni MA Pesri Kendari, baik yang baru menyelesaikan study S-1  maupun yang masih sedang duduk dibangku kuliah. Diantaranya :

Laode Muhammad Jasmin (Alumni 2019) adalah Mahasiswa Fakultas Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Menurutnya ada 5 langkah menuju kampus bergengsi, yaitu : (1) kemauan/menciptakan harapan, (2) mengenali diri/mengetahui kemampuan, (3) visi strategis/Ikhtiar, (4) banyak berdo’a, dan (5) memiliki keyakinan yang kuat

Muhammad Ilham Akbar (Alumni 2015) adalah Mahasiswa Pasca Sarjana UII Yogyakarta, dan merupakan Mahasiswa penggiat Anti Korupsi, menurutnya “prinsip yang harus dipegangi untuk maju adalah kita boleh saja gagal akan tetapi kita tidak boleh patah semangat dan tidak mudah putus asa, inna ma’al ‘usri yusran (sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan).  Ia juga menambahkan “jalan menuju kesuksesan dapat tercipta dari kemauan kita untuk selalu menghidupkan silaturrahmi, tampil sebagai pribadi yang jujur, banyak berdo’a dan membudayakan sholat dhuha. Menjadi mahasiswa jangan hanya aktif dengan persoalan kampus tetapi juga harus memiliki sensifitas yang tinggi terhadap kondisi ummat, “pesannya.

Muhammad Arif Bayanuddin (Alumni 2016) adalah Mahasiswa peroleh beasiswa penuh pada Northern Border University “Ar’ar” Saudi Arabia. Ia membahas tentang  All about scholarship in Saudi Arabia, menurutnya kelebihan memperoleh beasiswa kuliah di Arab Saudi diantaranya : Bebas biaya kuliah, disediakan asrama gratis, diberi uang saku bulanan, bebas menggunakan fasilitas kampus, kantin bersubsidi, jaminan kesehatan, tiket pesawat PP setiap tahun, dan berkesempatan menunaikan ibadah haji dan umrah. Selain itu ia juga menjelaskan tentang syarat dan ketentuan memperoleh beasiswa di Arab Saudi”.

Mursyida Nurfadilla Muchtar, ST (Alumni 2008) adalah Kepala Sekolah SMP AQL Islamic School Makassar-Sulsel, Menurutnya untuk mencapai kesuksesan bagi seorang siswa harus dimulai dari sikap/akhlak dan interaksi yang baik dengan guru/ustadz karena adab harus lebih didahulukan dari pada ilmu serta tidak lupa untuk selalu meminta do'a dari guru/ustadz  agar ilmunya bermanfaat.

Ia juga menambahkan setiap siswa seharusnya sejak masih di MA sudah memiliki peta pilihan perguruan tinggi yang dituju dan impian yang akan diwujudkan pada masa 5, 10, 20 tahun yang akan datang, dimulai dari mengenali diri terlebih dahulu dengan pertanyaan; apa yang sudah dimiliki?, apa yang belum dikembangkan?  dan potensi apa yang seharusnya diraih? “pesannya.

Fathur Baldan Haramain (Alumni 2016) adalah Mahasiswa pada Universitas Al-Azar Kairo Mesir. Menurutnya bahwa “persyaratan  untuk bisa melanjutkan kuliah di Mesir saat ini lebih mudah dibandingkan dengan tahun tahun yang sebelumnya, karena sejak tahun 2019 di Jakarta telah didirikan PUSIBA (Pusat Studi Islam dan Bahasa Arab) yang salah satu fungsinya adalah mengakomodir dan mempersiapkan calon mahasiswa yang berminat lanjut ke Al-Azar Kairo Mesir. Kuncinya semangat dan percaya diri pasti bisa. “cetusnya.

Direktur Pendidikan Madrasah Yayasan Ummusshabri Kendari, H. Zainal Mustamin, S.Ag., MA yang juga merupakan Kepala Kantor Kemenag Kota Kendari mengapresiasi kegiatan Inspirative Talk ini, “saya mengucapkan terimakasih kepada Kepala Madrasah, segenap Guru dan siswa MA Pesri Kendari walaupun masih berada dalam suasana pandemi Covid-19 tetapi masih tetap bisa kreatif dan selalu mencari solusi termasuk untuk masa depan calon Alumninya.

Dalam nasehatnya kepada peserta Inspirative Talk, Zainal memberikan Tip untuk masuk ke perguruan tinggi, yang beliau sebut dengan CERDAS.

C = Cek kembali niat dan cita-cita yang sudah direncanakan, sebagai kekuatan awal

E = Enyahkan rasa takut berlebihan yang menghantui kita masuk ke perguruan tinggi unggul

R = Rajin belajar dan mempersiapkan diri, kesuksesan harus diawali dengan persiapan

D = Dalami jaringan dan konsistensi orang yang berhasil

A = Anggap kesulitan sebagai tantangan untuk maju, karena tantangan pasti akan dilalui

S = Selalu berdo’a kepada Allah, karena dengan do’a memungkinkan yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Seraya beliau mengutip nasehat Imam Al-Ghazali, Rojulun yadri wa yadri annahu yadri  maksudnya seseorang punya pengetahuan/kemampuan dan menyadari bahwa dia punya kemampuan sehingga memiliki sikap percaya diri, senang berkompetisi, terus berusaha untuk mencapai yang terbaik, dan menganggap setiap kegagalan adalah keberhasilan tertunda.

 

 

 

Sumber : Moh. Anwar / MA Pesri Kendari
Penulis : Mohamad Anwar, S.Ag., M.Si / MA Pesri Kendari
Editor : Waliullah. S. IP
Dibaca : 79 kali