Minggu, 17 Januari 2021

Hadir Di Buton Tengah, Kakanwil Kemenag Sultra Sebut Tugas Penting Penyuluh Agama

  • Sabtu, 28 November 2020 13:13 WIB

Labungkari, (Humas Sultra)--- Setelah kunjungan di Kab.Buton, Kakanwil Kemenag Sultra, Fesal Musaad  melanjutkan  kunjungan kerja di Kab. Buton Tengah guna silahturahmi bersama dengan penyuluh agama  dalam kegiatan pembinaan penyuluh agama Islam konten Dakwah Via Media Sosial, Sabtu (28/11/2020). 

Fesal Musaad menyebutkan bahwa penyuluh agama memiliki tugas penting penyuluh agama yang yaitu mendorong pemahaman agama kemudian mendorong toleransi dan kerukunan antar umat beragama serta meminimalisir aliran sempalan intoleransi dan radikalisme. 

Mendorong pemahaman agama dianggap penting karena menurutnya, orang yang tidak paham agama maka dia akan menyebarkan kebencian menebarkan permusuhan dan kekacauan olehnya itu tugas penyuluh mendorong agar masyarakat paham dengan agamanya caranya dengan kegiatan-kegiatan keagamaan seperti TPQ majelis taklim MTQ, melalui peran masjid peran tokoh agama dan masyarakat. 

"Dengan begitu jika seseorang sudah paham terhadap agama tentu dia bisa mewujudkan masyarakat yang aman rukun dan damai serta sejahtera lahir dan batin dalam bingkai NKRI, " Terangnya. 

Selanjutnya penyuluh agama diharapkan mampu mendorong toleransi dan kerukunan antar umat beragama bersama tokoh agama tokoh masyarakat tokoh pemuda tokoh perempuan bersama Pemerintah yang terus melakukan kegiatan dialog kerukunan antar umat beragama agar komitmen bersama membangun kebangsaan dan keagamaan pada masyarakat dapat terlaksana dengan tuntas berdasarkan nilai-nilai Pancasila. 

"Pancasila itu pagar keberagaman tanpa Pancasila mungkin saja Indonesia sudah seperti Syria, Iraq, Bangladesh, Uni Soviet dan negara-negara lain yang hancur berantakan karena konflik di dalam negara sendiri makanya jika ada upaya membenturkan Pancasila dengan agama maka sama saja membenturkan agama dengan agama dan Pancasila dengan Pancasila, ini yang saya sebut munculnya aliran aneh-aneh yang komitmen kebangsaan dan cinta terhadap negara sesuai dengan ajaran Nabi tidak tuntas, "jelasnya.

Selanjutnya tugas penyuluh agama itu meminimalisir aliran sempalan intoleransi dan radikalisme karena Islam adalah agama rahmatan lil alamin sehingga masyarakat perlu memahami Islam moderat yaitu agama yang tidak ekstrim kiri juga tidak ekstrem kanan moderat itu seperti wasit yang menjadi penengah

"Saya yakin dan percaya masyarakat Buton aman dan damai karena jati diri orang Buton itu Cinta Kedamaian. Oleh karena itu saya berpesan hidupkan kearifan lokal para leluhur kita kemudian wariskan kepada generasi penerus bangsa dan Next Generation, " Serunya. 

Dikatakan, tantangan penyuluh agama dalam menyampaikan dakwah pada media sosial tidaklah mudah, media sosial ibarat pisau yang bisa digunakan untuk memasak namun juga bisa membunuh dan melukai "Saya kira konten dakwah di media sosial itu penting karena kita ingin menggunakan pisau ini untuk memasak agar orang dapat makan dengan enak dan bergizi," Sambungnya. 

Di forum ini saya sampaikan tantangan dunia bukan cuma di Indonesia tantangan kita semua adalah maraknya peredaran narkoba data dari cyber Crime di Indonesia ada lima juta orang terpapar narkoba kemudian  masuknya pornografi dan pornoaksi sehingga kita perlu berhati-hati dalam berinteraksi di dunia maya apalagi bagi generasi muda kemudian tantangan kriminalitas remaja yang saling menghasut melukai melakukan kekerasan fisik dan mental antar siswa serta kasus bullying yang marak terjadi sekarang ini kemudian tantangan adalah serangan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila tantangan globalisasi yang mengalirkan tenaga kerja dari luar negeri. 

Dengan tantangan yang ada tersebut, penyuluh diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dan profesionalitas sebagai juru penerang umat dalam menghadapi arus perkembangan jaman. 

Sejalan dengan tugas penyuluh, dijelaskan Kementerian Agama tetap konsen untuk membenahi rasionalisasi penyuluh, integrasi penyuluh ke kantor urusan agama, memperkuat Kantor Urusan Agama karena KUA itu teras Kementerian Agama tempat orang bertanya hal ihwal keagamaan penyuluh sebagai Dai juru penerang dan Pencerah kepada masyarakat.

Sumber : Nisa
Penulis : Rio Tufail Ramadhan. SH
Editor : Rio Tufail Ramadhan. SH
Dibaca : 186 kali