Minggu, 29 November 2020

Pembimas Hindu Buka Seminar Bersama Yayasan Ganapati Jaya Kendari

  • Senin, 19 Oktober 2020 21:19 WIB

Kendari, (Humas Sultra) --  Yayasan Ganapati Jaya Kota Kendari menyelenggarakan Seminar Bersama dengan topik "Dengan Membangun Pasraman Formal di Kota Kendari, Generasi Muda Hindu Siap Sambut Dampak Perkembangan IT Di Era Revolusi Industri 4.0 Di Sulawesi Tenggara." 

Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Azizah Syariah, Jl. D. I. Panjaitan No. 100 Kendari pada Senin Malam, 19 Oktober 2020. Dengan 100 orang Peserta dan dibuka langsung Pembimas Hindu Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara. 

Gusti Komang Sulastra, Ketua Panitia Kegiatan Seminar menyampaikan tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mempersiapkan Pendirian Pasraman Formal di Kota Kendari. Baik itu pada tingkat Pratama (TK), Adi (SD), Madyama (SMP) dan Utama Widya Pasraman (SMA).

"Melihat perkembangan anak-anak kita, terutama dalam memahami dan mengamalkan Agamanya  di era digital, revolusi industri 4.0 ini kita perlu membangun Pasraman Formal. Rumah berupa Yayasan kita sudah ada, saya kira sarpras juga sdah ada, apalagi bisa satu atap dengan STAH, maka kita perlu memikirkan pembangunan Pasraman Formal di Kendari. Ini juga penting, kita menyiapkan wadah bagi lulusan STAH ke depannya," tutur Gusti Sulastra yang juga ketua Pasraman Prema Widya Santhi Kota Kendari ini.

Hal ini pun diamini oleh Ketua Yayasan Ganapati Jaya Kota Kendari, I Nengah Setiawan. 

"Adanya keinginan Ketua Pasraman, dalam membangunan Pasraman Formal ini memang perlu kita segera tindak lanjuti. Dengan pertemuan ini, kita bisa mendapat gambaran kesiapan kita untuk membangun Pasraman Formal ini," tegas Setiawan dalam sambutannya.

Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Sultra, I Komang Sukeyasa dalam sambutannya menyampaikan dukungannya atas keinginan umat di Kota Kendari.

"Saya secara pribadi mendukung adanya pasraman formal di Kota Kendari. Sebagaimana kami sudah sampaikan kepada pak ketua. Karna pengalaman kami, sejak SD sampai SMA merasa tidak pernah cukup mendapatkan pelajaran agama di sekolah umum. Makanya, adanya keinginan membuka Pasraman Formal ini sangat bagus guna mendukung SDM Hindu kita ke depan," sampai Sukeyasa. 

"Perlu diingat tantangannya. masalahnya, nanti kalo sudah ada Pasraman Formal, apa Bapak/Ibu Warga Banjar Kota Kendari danbumat mau menyekolahkan anaknya di Pasraman? Ini yang akan menjadi tantangan. Potensi siswa besar, namun sebaran siswanya  berjauhan. Itu yang perlu dipikirkan bersama," tegas mantan Kasi Bimas Hindu Konsel ini.

Hadir juga dalam kegiatan ini, Ketua PHDI Sultra, Dr. Eng. I Nyoman Sudiana beserta jajaran pengurus provinsi, Ketua WHDI Sultra, Prof. Dr.  Gusti Ayu Sutariati, Ketua STAH Bhatara Guru Kendari, I Nengah Suliarta, Ketua Banjar Kota Kendari, Gusti Kadek Sumertadana, dan Perwakilan Lembaga Hindu lainnya. (PKJ)

Sumber : Pande Kadek Juliana
Penulis : Waliullah. S. IP
Editor : Waliullah. S. IP
Dibaca : 77 kali