Minggu, 29 November 2020

Wujudkan Green Madrasah Hebat Bermartabat, Kakanwil Dorong Kepala Madrasah Hadirkan Perubahan

  • Senin, 19 Oktober 2020 18:56 WIB

Kendari (Humas Sultra) --- Guna mewujudkan gerakan membangun green madrasah dan madrasah hebat bermartabat,  Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Rakor Program Pendidkan Madrasah, bertempat di Hotel Athayya Kendari, senin (19/10).

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, Fesal Musaad, berkenan membuka secara resmi Rakor tersebut yang diikuti oleh para Kepala Madrasah, pengawas, serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kabupaten/Kota se Sultra dengan penerapan protocol kesehatan COVID-19.

Mengawali sambutannya, Kakanwil menekankan pentingnya Rakor ini sebagai forum silaturahmi dan penyatuan visi membangun madrasah hebat bermartabat.

Tagline madrasah hebat bermartabat mantranya cuma satu yaitu bagaimana menjadi kepala madrasah perubahan. Pendidikan itu perubahan dan yang namanya perubahan harus dijawab dan dilakukan,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan general konteks dalam membangun pendidikan yang lebih baik.

“General konteksnya pertama maju mundurnya madrasah ditentukan Kepala Madrasah karena dia memberikan ruh dan jiwa organisasi, kedua madrasah bermutu dan terakreditasi adalah madrasah yang senantiasa melakukan evaluasi diri baik secara internal maupun eksternal dan terus melakukan perbaikan mutu secara berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih jauh Kakanwil menilai, kendala yang dihadapi madrasah saat ini dari aspek manajemen adalah pengelolaan anggaran masih cenderung tertutup karena menurutnya indikator manajemen berbasis madrasah diantaranya adalah pentingnya keterbukaan yang menghadirkan kerjasama tim (team work) dan keterlibatan masyarakat.

“Hindarkan kepemimpinan disposisi, karena madrasah itu bukan murni birokrasi, makanya ilmu dan komunikasi harus dihadirkan,” pintanya.

Selain dari aspek manajemen, Kakanwil juga menekankan pentingnya evaluasi dan supervisi dalam aspek Proses Belajar Mengajar yang dianggapnya masih banyak terdapat kekurangan diantaranya masih banyak jam belajar yang kosong, guru hadir namun tidak melakukan proses pembelajaran, ceramah masih mendominasi proses belajar mengajar tidak ada transformasi teaching ke learning, diskusi dan sebagainya.

Dikatakannya, dua indikator penting dalam membangun madrasah yang lebih baik. Pertama adalah Sumbar daya Manusia (SDM) yaitu dengan memperbanyak kompetisi. Peran dari KKG dan MGMP, Pokjawas, MBGK sebagai wadah peningkatan profesionalisme guru penting untuk dipacu, apalagi kedepan ada Garda Kagum yaitu Gerakan pemberdayaan Komunitas guru Madrasah, agar guru punya kompetensi sosial, pedagogic, kepribadian yang baik.

Indicator kedua Sumber daya non Manusia, membangun RKB, Laboratorium terpadu, perpustakaan, Asrama yang ditopang SBSN dan APBN.

Tak kalah pentingnya Kakanwil mendorong madrasah melaksanakan Kompetisi go gema asri dalam mewujudkan komunitas ekosistem pendidikan yang baik. Bagaimana merubah wajah madrasah dalam gerakan membangun green madrasah.

“Bagaimana mendesain madrasah, penampilan madrasah harus lebih baik, masyarakat tertarik terhadap madrasah dan menjadikan madrasah sebagai tempat rekreasi membuat anak-anak betah untuk belajar,” tandasnya.

Turut hadir, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Muhammad Saleh, Kepala Bidang Penais dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Muhammad Kadir Azis, pejabat eselon IV lingkup Kanwil Kemenag Sultra dan segenap panitia. 

Sumber : -
Penulis : Rio Tufail Ramadhan. SH
Editor : Waliullah. S. IP
Dibaca : 187 kali