Jum'at, 18 September 2020

Kemenag Muna Gelar Rakor, Bahas Pencairan BOP KUA

  • Rabu, 16 September 2020 11:38 WIB
Kemenag Muna Lakukan Rakor Dipimpin Kepala Kemenag Muna, Drs. H. Muhammad Basri, M.Pd, (15/9) di Aula Kantor Kemenag Kab. Muna

Raha (Humas Sultra) --- Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten (Kab) Muna, hari Selasa (15/9) melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, melalukan Rapat Koordinasi (Rakor), bersama para  Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan (Kec) se Kab. Muna.

Rapat yang dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Kab. Muna, dipimpin Kepala Kemenag Muna, H. Muhammad Basri, didampingi Kepala Seksi (Kasi) Bimas Islam Kantor Kemenag Kab. Muna, H. Muhammad Yusuf Panay
Bendahara Kantor Kemenag Muna, Minarni Malik dan staf seksi Bimas Islam, Haerun. 

Diawal Rakor, Kasi Bimas Islam selaku Moderator, H. Muhammad Yusuf Panay mengatakan bahwa, Rapat kita hari ini adalah dalam rangka optimalisasi pelaksanaan tugas-tugas dan layanan, serta percepatan pencairan anggaran Biaya Operasional (BOP) pada KUA Kecamatan se Kab. Muna.

" Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi, kepada para Kepala KUA yang sempat hadir pada hari ini, semoga dengan kehadiran bapak-bapak, apa yang kita putuskan hari ini, bisa kita fahami bersama," ujarnya.

Selanjutnya Kepala Kemenag Muna, H. Muhammad Basri, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada Satuan Kerja (Satker) Kemenag Kab.Muna, secara teknis menyampaikan kebijakan di dalam relokasi Anggaran penanganan Covid-19, karena Covid-19 ini, sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dunia dan juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

" Oleh sebab itu, dana Perjalanan Dinas (Perjadin) KUA direvisi dan direlokasi untuk pemanfaatan, Alat Pelindung Diri (APD) dimasa Pandemi Covid-19, yang entah sampai kapan akan berakhir," ungkapnya.

" Anggaran ini nantinya digunakan untuk penyediaan di KUA seperti, tempat cuci tangan dan kelengkapannya, thermogun, masker, handsanitizer, obat dan vitamin, peralatan medis, dan Alat Pelindung Diri (APD) lainnya," lanjutnya.

Lebih lanjut, H. Muh. Basri berharap bahwa ketersediaan barang-barang  tersebut di masing-masing KUA juga untuk percepatan penanganan pemulihan wabah Covid-19.

" Proses belanja barang APD ini diharapkan sesuai dengan aturan yang berlaku dan pemanfaatannya tepat guna," sambungnya.

Ia juga berpesan agar Kita ASN selalu menjaga marwah Kemenag, dan bijak dalam Bermediasosial  (Bermedsos) sebagaimana yang tertuang dalam UUD 1945 pasal 28 E ayat (3): "Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.

" Kebebasan yang terkandung dalam pasal ini bukan kebebasan liar seperti yang kita pahami, tetapi kebebasan yang dimaksudkan, yakni bahwa pikiran dan pendapat yang disampaikan mestinya selalu terarah pada hal-hal yang benar dan demi kebaikan bersama (bonum commune), bukan sebebas-bebasnya menghujat dan menghina orang lain," tambahnya

" Rapat Koordinasi bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang realisasi dan pertanggungjawaban anggaran Perjadin KUA Kecamatan yang direlokasi menjadi anggaran penanggulangan Covid 19," pungkasnya.

Sumber : Minarni Malik, SE
Penulis : Drs. La Ode Yadi/Kemenag Kab. Muna
Editor : Rio Tufail Ramadhan. SH
Dibaca : 59 kali