Jum'at, 18 September 2020

Kemenag Wakatobi Gelar Sosialisasi Layanan Itsbat Nikah Terpadu

  • Selasa, 15 September 2020 18:01 WIB
Sosialisasi Layanan Itsbat Nikah Terpadu dilaksanakan bersama Pengadilan Agama Wangi-Wangi

Wangi-Wangi (Humas Sultra) --- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wakatobi menggelar Kegiatan Sosialisasi Layanan Itsbat Nikah Terpadu bersama Pengadilan Agama Wangi-Wangi di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wakatobi pada Selasa (15/09).

Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari Penandatanganan Mou Layanan Itsbat Nikah Terpadu antara Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wakatobi, dan Pengadilan Agama Kabupaten Wakatobi di ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Wakatobi pada pertengahan Agustus lalu.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wakatobi, Khalifah, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Layanan Itsbat Nikah Terpadu memberikan kemudahan bagi masyarakat yang sulit mengakses pelayanan secara langsung

“Banyak anggota masyarakat kita yang belum mencatatkan pernikahanya dikarenakan sulit mengakses pelayanan secara langsung di kantor pengadilan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, maupun di Kantor Urusan Agama dikarenakan berbagai kendala, baik kendala dari sisi ekonomi maupun geografis. Oleh karena itu, Layanan Itsbat Nikah Terpadu memberikan kemudahan bagi masyarakat yang belum mencatatkan pernikahannya” ungkap Khalifah

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Wangi-Wangi, Mashuri, mengungkapkan bahwa tujuan dilaksanakannya itsbat nikah terpadu adalah untuk memberikan kepastian identitas hukum bagi masyarakat yang belum memilikinya

Ia juga menjelaskan bahwa Mekanisme pengumpulan data dapat dilakukan langsung oleh Kantor Urusan Agama

“Mekanisme pelaksanaanya adalah pengumpulan data dari pihak yang hendak melaksanakan itsbat nikah, dalam hal ini adalah Kantor Urusan Agama, dan Selanjutnya dilakukan verifikasi berkas atas pasangan suami istri yang telah didata tersebut. Berkas yang diperlukan berupa KTP, Kartu Keluarga bagi pasangan yang telah memiliki KK, serta Akta Kelahiran anak yang telah dilahirkan dari pernikahan” jelas Mashuri

“Apabila telah dilakukan sidang itsbat nikah, maka penetapan tersebut langsung mempunyai kekuatan hukum tetap. Selanjutnya Kemenag dalam hal ini KUA menerbitkan Buku Kutipan Akta Nikah. Kemudian diserahkan kepada Dukcapil untuk dibuatkan Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran bagi anak yang diahirkan dari pernikahan tersebut” Mashuri menambahkan.

Mashuri menegaskan bahwa meskipun memberikan kemudahan bagi masyarakat, namun pelaksanaan itsbat nikah hanya dapat dilakukan apabila dua kriteria yang ditetapkan telah terpenuhi.

“Perlu diingat, bahwa pelaksanaan itsbat nikah dapat dilakukan apabila dua kriteria yang ditetapkan terpenuhi, yaitu rukun nikah yang terpenuhi dan tidak adanya pelanggaran undang-undang. Jadi selama dua kriteria tersebut terpenuhi, maka permohonan itsbat nikahnya akan dikabulkan” tegas Mashuri

Kegiatan sosialisasi Layanan Itsbat Nikah Terpadu diikuti oleh para Kepala KUA Kecamatan dan Penyuluh Agama Islam se-Kabupaten Wakatobi.

Sumber : -
Penulis : Arjun, S.Pd/Kementerian Agama Kab. Wakatobi
Editor : Rio Tufail Ramadhan. SH
Dibaca : 45 kali