Jum'at, 30 Oktober 2020

Kakanwil Kemenag Sultra : Penyuluh Agama Perlu Teguhkan Kehidupan Agama yang Harmonis

  • Kamis, 27 Agustus 2020 21:01 WIB

Baubau (Humas Sultra) --- Para Penyuluh Agama perlu meneguhkan kehidupan agama yang harmonis, kebangsaan dan kemanusian dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

"Kota Baubau ini dibangun atas landasan agama olehnya itu Penyuluh Agama perlu meneguhkan kehidupan agama yang harmonis, kebangsaan dan kemanusian dalam bingkai NKRI. 

Hal tersebut disampaikan Kakanwil Kemenag Sultra, Fesal Musaad dihadapan para penyuluh agama Islam Kota Baubau serangkaian Pembinaan Penyuluh Islam Konten Dakwah Via Media Sosial. Kamis (27/8). 

Dikatakan penyuluh itu dai, juru penerang, ujung tombak Kementerian Agama melakukan pencerahan untuk cinta NKRI menyebarkan islam yang rahamtan lil alamin.

"Penyuluh agama menjadi rahmat sebagai juru penerang tempat masyarakat bertanya tentang keagamaan dan menjadi duta-duta perdamaian serta sebagai benteng paham yang aneh-aneh yang suka menyalahkan dan mengkafirkan," Ungkapnya. 

Berbicara mengenai penyuluh negara dalam hal ini pemerintah dengan program membangun revolusi mental ada 4 hal yang menjadi perhatian.  Pertama rasionalisasi penyuluh, nanti kepala kemenag melihat sudah rasional atau tidak penyuluh kita, " Pintanya.

Kedua, Integrasi  penyuluh ke KUA, penyuluh menjadi teras dan benteng keluarga sakinah, anti narkoba, pencerahan zakat wakaf, ketiga Penyempurnaan regulasi, dengan penyempuranaan aturan kita berharap semoga penyuluh agama non pns diangkat menjadi pns, harapnya Kakanwil. 

"Selanjutnya Peningkatan kompetensi penyuluh,  kegiatan inikan peningkatan kompetensi, karena penyuluh tempat bertanya maka kompetensi penyuluh adalah primadona, paham tupoksi dan memperbaiki kemampuan personal, " Pungkasnya. 

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Bidang Penais Zakat dan Wakaf,  H. Muh. Kadir Azis, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, H. M. Saleh, Kepala Kemenag Baubau, H. Rahman Ngkaali dan Wakil Ketua MUI Sultra, KH. Djakri Nappu. 

Sumber : -
Penulis : Rio Tufail Ramadhan. SH
Editor : Rio Tufail Ramadhan. SH
Dibaca : 204 kali