Jum'at, 18 September 2020

3 pesan Kabid Penais pada Penyuluh Agama Islam di KUA Kendari Barat

  • Kamis, 13 Agustus 2020 16:09 WIB
Ragam gambar

Kendari (Humas Sultra) --- Kepala Bidang (Kabid) Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sultra H. Kadir Azis Yafie memberikan materi pada kegiatan monitoring penyuluh agama Islam pada KUA Kecamatan Kendari Barat, kamis (13/8).

Kadir Azis menegaskan kepada para penyuluh agama islam untuk meningkatkan pendataan dilapangan tidak hanya dari kuantitas  saja namun juga haris memperhatikan kwalitas dari lapornya.

Selain dari sisi laporan Kadir Azis juga meminta pada penyuluh agama islam untuk tetap melakukan pengawasan di lingkungan kerjanya terhadap paham-paham yang menyimpang. 

Mantan kasubag TU. Kemenag Kota Kendari ini pula mengharapkan kepada para penyuluh agama islam untuk membuat inovasi baru dalam pelaksanaan program kerjanya dengan mengedepankan koordinasi dengan pemerintah dan tokoh masyarakat serta tetap memperhatikan protokol kesehatan  ditengah pandemi covid 19. 

Pada kesempatan yang sama Kepala Seksi Bimas Islam, Marwijid menyampaikan agar penyuluh agama islam di lapangan harus mampu menjaga marwah Kementerian Agama.

“Penyuluh di lapangan harus menjaga marwah Kementerian Agama”.

Lebih lanjut Marwijid mengharapkan agar penyuluh dalam menyampaikan tausiahnya harus sejuk yang berasas rahmatan lil aalamin, bukan sebagai kompor atau provokator.
Dirinya juga mengingatkan perihal kejadian yang baru-baru ini, sekelompok orang yang intoleran merasa yg paling benar, sehingga bertindak di luar jalur hukum.

"Ini yang perlu di waspadai bagi penyuluh di lapangan, apa lagi sebagai pemecah belah ummat. 
Penyuluh agama islam harus  selalu berhati-hati dengan mengedepankan dialog yang humanis melalui musyawarah untuk mencapai hasil yang baik, pungkasnya. 

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh penyuluh agama islam se Kendari Barat baik PNS atau pun non PNS.

Sumber : -
Penulis : Arman Tri Wahyuono/Kemenag Kota Kendari
Editor : Rio Tufail Ramadhan. SH
Dibaca : 40 kali