Jum'at, 14 Agustus 2020

Kepala Kemenag Muna, Apresiasi Kinerja Kepala KUA Kec. Tongkuno

  • Selasa, 28 Juli 2020 15:58 WIB
Kegiatan Monev Pada KUA Kec. Tongkuno, Senin, 27 Juli 2020

Raha (Humas Sultra) --- Hari Senin (27/7) Usai melaksanakan Monitoring Pembinaan dan Evaluasi Pengelolaan Biaya Operasional (BOP) dan Layanan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan (Kec) pada KUA Kec. Tongkuno Selatan, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten ( Kab) Muna, Drs. H. Muhammad Basri, M.Pd, bersama Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev), Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kemenag Kab. Muna, melanjutkan Kegiatan Monev pada KUA Kecamatan Tongkuno.

Kegiatan Monev yang dilaksanakan di KUA Kec. Tongkuno, dihadiri, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tongkuno, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tongkuno, Tim Monev, Kepala KUA Kec. Tongkuno, para Lurah dan Kepala Desa se Kec. Tongkuno, Penghulu,  tokoh masyarakat, tokoh Agama, staf KUA, para Penyuluh Agama Islan non PNS. 

 Pelaksanaan acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Qur’an yang dilantunkan oleh Pembina TPQ Nurul Haq Desa Laghontoghe, Surudin, kemudian dilanjutkan dengan Sepatah Kata dari Kepala KUA Kec. Tongkuno, Zailuddin, S.Ag, yang didahului dengan pemberian bantuan Al Qur’an dan Iqra' dari KUA Kec. Tongkuno kepada Pembina TPQ Al Malik Lawou Desa Oempu, AIPTU M. Rifai dan, Pembina TPQ Nurul Haq Desa Laghontoghe, Surudin.
 
Dalam penyampaiannya, Zailuddin menjelaskan dan melaporkan secara rinci tentang perkembangan KUA Kec. Tongkuno selama 1 Tahun terakhir sejak dilantik menjadi Kepala KUA Kec. Tongkuno pada Tanggal 12 Juli 2019 lalu, diantaranya ia telahmelaksanakan,
Penataan Administrasi dan Arsip Kantor KUA, Penataan halaman Kantor yang meliputi penimbunan halaman kantor, Pembuatan pagar Beton, Pembuatan jalan Lingkar masuk dan keluar Kantor, Pembuatan Tempat Parkiran Permanen dari Besi, serta penulisan Papan Nama Kantor.

 "Selain beberapa hal tersebut, kami bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa, telah membentuk  Majelis Taklim Keliling yang dilaksakan secara bergilir disetiap Desa dan Kelurahan serta Pembinaan khusus Tilawah Al Qur’an," ujarnya.

Menyoal tentang layanan Kantor, Zailuddin, menjelaskan bahwa Layanan KUA Kec. Tongkuno telah dilaksanakan sesuai dengan  standar layanan KUA. Seperti SIMKAH, E.Monitoring KUA, SIMAS, EBI PNBPNR, serta Pencetakan Buku Nikah dan Kartu Nikah secara Online telah berjalan dengan baik," tutupnya.
 
Selanjutnya,  Kapolsek Tongkuno, IPDA Muh. Nexon Ode Bio, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa selama satu tahun bertugas di Kec. Tongkuno, telah melaksanakan beberapa hal terkait dengan pembinaan keagamaan diantaranya, bergabung dalam Tim Khutbah Jum’at,  Kegiatan Majelis Taklim Keliling, serta turut serta dalam mengawal Kontingen MTQ Kec. Tongkuno tahun 2020 di Kec. Lohia.

"Selain itu, dalam pelaksanaan tugas, pernah menemukan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), oleh pasangan nikah dibawah umur dan nikah terpaksa, dan pada pertemuan di Desa-desa saya selalu menitip pesan agar kondisi-kondisi seperti ini agar bisa diantisipasi dengan mengadakan penyuluhan-penyuluhan," ungkapnya.

"Oleh sebab itu, saya menitip pesan kepada KUA, agar benar-benar diteliti umur calon pengantin, jangan sampai ada perkawinan dibawah umur atau menikahkan suami orang sehingga terjadi proses hukum," lanjutnya.

"Saya juga siap untuk mendukung dan bekerjasama dengan pihak KUA dalam mewujudkan visi misi KUA sesuai dengan tupoksi KUA," tandasnya.

Selanjutnya mewakili Camat, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tongkuno, Ahmad Aini, SE, dalam sambutannya, mengatakan bahwa saya sangat salut dengan Kinerja Kepala KUA Tongkuno yang telah membuat perubahan-perubahan.
 
Disisi lain kerja sama dengan pihak Kecamatan terjalin dengan baik, dan semoga kedepan agar lebih ditingkatkan lagi," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala  Kemenag Muna.Drs. H. Muhammad Basri, M.Pd, diawal sambutanya,  mengapresiasi kinerja dan inovasi-inovasi Kepala KUA Kec. Tongkuno. Bahkan beliau terpengarah dengan bantuan Al Qu’an yang baru saja di serahkan, dari mana Pak KUA mendapatkan Al Qur’an, sementara di Kemenag Kabupaten belum ada stok bantuan Al Qur'an. Ternyata Al Qur’an itu merupakan Wakaf dari Calon Pengantin (Catin).

"Saya juga salut dengan Bapak, M. Rifai, selaku anggota Polisi berpangkat AIPTU yang telah menyisihkan waktunya untuk membina anak-anak di TPQ, yang sebenarnya ini adalah tugasnya Penyuluh-penyuluh kami yang ada di desa-desa, sebagai garda terdepan Kemenag RI," ujarnya.

Menanggapi uraian Kapolsek tentang pernikahan dibawah umur, H. Muhammad Basri mengatakan bahwa dalam aturan sebelumnya umur calon pengantin adalah 19 tahun untuk catin Laki-laki dan untuk Perempuan 16 tahun. Sedangkan untuk aturan yang terbaru adalah 19 Tahun baik itu laki-laki maupun perempuan," ungkapnya.

"Dalam kesempatan ini pula, saya menitip pesan kepada Penyuluh Agama Islam Non PNS agar dapat melaksanakan tugas-tugas kepenyuluhan dengan prinsip 5 Kartu AS, yakni kerja Keras, kerja Cerdas, kerja Tuntas, kerja Berkwalitas, dan kerja Ikhlas," lanjutnya.

"Perlu diketahui bahwa para penyuluh yang tidak melaksanakan tugas dengan baik ada dibelakang mereka yang menjadi Pengganti Antar Waktu (PAW)," tambahnya.

"Menyinggung tentang bangunan KUA Tongkuno, mengapa tidak dibangun di Tongkuno atau Tongkuno Selatan?, ternyata bahwa tanahnya belum disertifikasi milik Kemenag. dan semoga proses sertifikasinya cepat selesai pada Desember 2021, kita usul untuk persiapan pembangunannya ditahun 2022," pungkasnya.

Sumber : Zailuddin, S.Ag
Penulis : Drs. La Ode Yadi/Kemenag Kab. Muna
Editor : Syech
Dibaca : 157 kali