Jum'at, 14 Agustus 2020

Kakanwil : Perlunya Transformasi Media Pembelajaran di Era Normal Baru

  • Sabtu, 25 Juli 2020 13:54 WIB

Lasusua, (Humas Sultra) --- Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Prov. Sultra, Fesal Musaad mebuka Workshop Transformasi Media Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid-19 Lingkup Madrasah Aliyah se Kab. Kolaka Utara (Kolut), sabtu,  (25/7).

Dalam paparannya, Kakanwil menyebut perlunya Komitmen bersama untuk membangun pendidikan yang berkualitas, sehingga pendidikan bukan saja menjadi tanggung jawab guru, tapi juga orangtua dan seluruh unsur masyarakat.

"Menjadi guru adalah pekerjaaan yg sangat mulia. Meski dimanapun berada, perannya tidak berubah, sebagai guru. Guru memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa," terangnya.

Dikatakannya, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu fokus program pemerintah. Kedepan, siswa diharapkan menjadi pribadi moderat, memiliki komitmen kebangsaan yang tuntas. Menjunjung tinggi perbedaan dan senantiasa menebarkan kedamaian.

Fesal melanjutkan, Sejak covid-19 melanda, seluruh sendi kehidupan terkena imbasnya. Saat ini, tengah didengungkan adaptasi kebiasaan baru. Seluruh aspek kehidupan mengalami transformasi, tak terkecuali di dunia pendidikan. Sistim pembelajaran telah mengalami transformasi, tidak hanya bersifat tatap muka, tapi secara daring," ungkap Fesal.

Menyikapi fakta tersebut guru sudah semestinya menghadirkan transformasi pendidikan guna terus mewujudkan pendidikan yang unggul dan moderat.

Fesal berharap, ditengah covid-19, tidak membuat masyarakat lemah keterampilan, lemah akhlak yang akan berpengaruh pada kesejahteraannya.

Menurutnya, berbagai upaya dilakukan agar siswa tetap mendapatkan layanan pendidikan dan pembelajaran meski dalam situasi covid-19. Diantaranya meluncurkan aplikasi e-Learning, menyediakan buku pelajaran elektronik hingga menggalakkan dukungan bahan ajar oleh guru secara gotong-royong.

"Untuk itu, perlu dipikirkan bagaimana menyelamatkan anak bangsa agar tidak tersesat, dengan menghadirkan transformasi pembelajaran. Hal ini bisa meningkatkan literasi digital, dari segi pemanfaatan IT, baik guru maupun siswa," pungkasnya. 

Sumber : -
Penulis : Wa Ode Asnani. S. IP
Editor : Wa Ode Asnani. S. IP
Dibaca : 163 kali