Minggu, 29 November 2020

Webinar Nasional, Kakanwil Kupas Percepatan EHA Sultra

  • Kamis, 11 Juni 2020 10:39 WIB

Kendari, (Humas Sultra)--- Dari tahun ke tahun, perjalanan ibadah haji bagi JCH Sultra kerap dihadapkan dengan problem konektivitas dan aksebilitas yang rumit. Butuh berhari-hari agar JCH bisa sampai ke tanah suci, demikian sebaliknya. Situasi ini turut mempengaruhi kondisi jiwa, rohani dan fisik JCH terlebih pada usia rentan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sultra, Fesal Musaad saat membawakan materi Percepatan Embarkasi Haji Antara (EHA) Sultra Berbasis Strategic Partnership pada Webinar Nasional Kerjasama Unsultra dengan BPKH RI, yang digelar Rabu (10/6) via zoom.

Fesal memaparkan, keberadaan EHA dibutuhkan untuk mendukung mobilitas JCH yang tersebar pada 17 Kab/kota di Sultra, agar tidak terpencar dalam pemberangkatan dan pemulangannya saat musim haji.

"Dengan melibatkan peran kemitraan strategis, Sultra akan memiliki Embarkasi Haji Antara sendiri, sehingga perjalanan ibadah haji menjadi lebih efektif dan efisien dari sisi jarak, waktu dan biaya. Selain itu bisa memutus rentang kendali pemberangkatan dan pemulangan haji yang panjang," terang Fesal.

Dengan demikian lanjut Kakanwil, seluruh kab/kota diintegrasikan ke EHA Sultra karena lebih efektif dan efisien. Sehingga Kota Kendari sebagai ibukota Sultra tak kehilangan daerah pendukung dan penopang ekonomi.

"Tentunya, jika ini terwujud maka akan memberikan manfaat bagi banyak pihak. Salah satunya peningkatan kualitas pelayanan haji dan umrah, karena kita mampu memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. Selain itu, juga meningkatkan akselerasi reformasi birokrasi," tambahnya.

Fesal berharap, EHA Sultra berbasis Strategic Partnership yang melibatkan kemitraan baik stakeholders internal dan eksternal ini, dapat segera terwujud dalam waktu dekat.

"Koordinasi dan dukungan dari kemitraan strategis termasuk BPKH sangat penting demi terwujudnya EHA Sultra. Sehingga, penyelenggaraan ibadah haji lebih efektif dan efisien," pungkasnya.

Sumber : -
Penulis : Wa Ode Asnani. S. IP
Editor : Wa Ode Asnani. S. IP
Dibaca : 453 kali