Jum'at, 18 September 2020

Rukyatul Hilal 1 Syawal 1441 H, Hilal Dibawah Ufuk

  • Jum'at, 22 Mei 2020 16:51 WIB

Kolaka, (Humas Sultra) --- Tim rukyatul hilal Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama unsur terkait memantau secara langsung hilal penentuan 1 Syawal 1441H/2020 M, Jumat (22/5).

Pemantauan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia dan di Sulawesi Tenggara di pusatkan di Pantai Wolulu, Kec. Watubangga, Kab. Kolaka.

Kakanwil Kemenag Sultra disela-sela kegiatan mengatakan Untuk hasil pemantauan tim rukyat hingga proses selesai, hilal sama sekali tidak terlihat hal ini dikarenakan selain faktor cuaca umur hilal berada pada - 4 derajat 29' 34"  di bawah ufuk. 

Dari hasil pengamatan hisab dan rukyat yang dilaksanakan  tidak ada satu referensi terkait ketinggian hilal dapat di amati.
Kedudukan dan posisi bulan hari ini tidak dapat dirukyat. Sehingga Puasa Ramadhan diistikmalkan menjadi 30 hari. 

Hal ini menunjukkan pada tanggal 23 Mei 2020 belum masuk pada penanggalan awal bulan syawal 1441 H.
1 Syawal 1441 H  jatuh pada hari Ahad tanggal 24 Mei 2020 mengingat menurut perhitungan hisab bulan qamariyah

Oleh karena itu, lanjutnya hasil pemantau hilal akan kita laporkan ke  forum sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama pada malam ini jam 8 malam WITA. 

Atas nama pemerintah dan tim rukyatul hilal saya menghimbau untuk bersabar menunggu keputusan resmi Menteri Agama, " Imbuhnya. 

Dirinya juga mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri kepada seluruh umat Islam di Sulawesi Tenggara. "Mohon maaf lahir dan batin semoga virus corona yang mengancam negeri kita segera berlalu, " Harapnya. 

Terkait pelaksanan shalat idul Fitri kepada segenap masyarakat Sultra, Fesal Musaad berharap pelaksanaan shalat dilakukan dirumah dan menghindari kerumunan massa baik di lapangan maupun di masjid untuk memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19. 

"Saya himbau juga untuk mematuhi fatwa MUI No 28 tentang pedoman kaifiat takbir dan idul fitri, taati kebijakan pemerintah dan protokol kesehatan dengan baik, " Tambahnya

Tim yang melaksanakan rukyatul hilal awal ramadan 1441 H, antara lain Dr. Rusdin Muhalling, M.Ei, Dekan Fakultas Syariah  IAIN Kendari, Abdul Rauf, Stasiun Geofisika Kendari (BMKG) yang telah disumpah oleh hakim pengadilan agama Panitera Pengadilan Agama.

Hadir dalam pemantauan tersebut  Kakanwil Kemenag Sultra, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab Kolaka dan Kota Kendari, Pengadilan Agama, Ketua MUI Sultra, Ketua PW Nahdatul Ulama Sultra, Unsur Pemda Kab. Kolaka. 

Kegiatan ini juga diawasi oleh tim kesehatan Puskesmas Watubangga Kolaka, seluruh hadirin di cek suhu tubuh dan diberikan cairan hand sanitizer serta tetap menerapkan protokol kesehatan. 

 

Sumber : -
Penulis : Rio Tufail Ramadhan. SH
Editor : Rio Tufail Ramadhan. SH
Dibaca : 444 kali