Jum'at, 30 Oktober 2020

Kemenag Sultra-KKP Kendari Lanjutkan MoU Rekomendasi Vaksin

  • Senin, 16 Maret 2020 11:04 WIB

Kendari (Humas Sultra) --- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Kendari kembali melanjutkan Momoradum of Understanding (MoU) mengenai Penerbitan Rekomendasi Vaksinasi Meningitis bagi jemaah umrah dan haji khusus.

Menurut Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sultra, H. La Maidu, Langkah tersebut diambil kedua pihak sebagai tindak lanjut UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang didalamnya terdapat fungsi negara dalam pelayanan, pembinaan dan perlindungan jemaah.

Harapannya semua fungsi tesebut bisa berjalan terutama mengenai perlindungan jemaah umrah dalam perjalanan ibadahnya,”imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor KKP Kelas II Kendari, dr. La Ode Muhammad Hajar Dony mengatakan MoU ini merupakan komitmen bersama antara pihak Kanwil Kemenag Sultra dengan KKP Kendari dalam rangka menjamin dan memenuhi kepentingan masyarakat yang ingin berumrah dan berhaji.

Selaku kepala kantor kesehatan dirinya bersama tim kesehatan harus memastikan kondisi masyarakat baik sebelum keberangkatan maupun sesudahnya.

“Kita perlu pastikan selain persyaratan dokumen, waktu pemberian vaksin juga perlu pemantauan kita bersama, jika ini dilanggar besar kemungkinan niat beribadah tidak terlaksana, kita harus memastikan kesehatan, pembinaan ini perlu kita jaga selain itu harus dipastikan bebas dari virus yang sekarang ini merebak (corona)”ungkapnya.

Disamping itu, Kakanwil Kemenag Sultra, diwakili Kepala Bagian Tata Usaha, H. Joko memaparkan pentingnya sinergitas antar instansi mengingat penyelenggaraan haji dan umrah melibatkan banyak instansi pemerintah.

“Haji dan Umrah memang melibatkan banyak instansi sehingga sinergitas menjadi penting guna memberikan perlindungan karena resiko keluar negeri sangat besar,”sambungnya.

Tentunya, lanjut Joko dengan adanya MoU dengan pihak KKP dan dihadiri pula pihak penyelengara ibadah umrah (PPIU) dan haji khusus semua pihak dapat berperan memberikan sosialisasi di tengah masyarakat yang akan beribadah di tanah suci.

“Rekomendasi vaksin ini perlu untuk memantau masyarakat kita yang akan berumrah. Fungsi perlindungan pemerintah melalui akses data keberangkatan masyarakat, nama biro perjalanan dan dokumen lainnya sehingga fungsi kontrol dapat berjalan baik,”cetus Joko.

“Dengan MoU ini juga merupakan komitmen Kanwil Kemenag Sultra dalam penerapan Zona Integritas dengan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak”tambahnya.

Mengenai kebijakan pemerintah Arab Saudi untuk menghentikan sementara ijin umrah, Joko berharap kebijakan tersebut tidak berlaku terlalu lama sambil berharap wabah pandemic covid-19 ini segera berakhir.

'Kita berharap dan berdoa mudah-mudahan tidak terlalu lama bisa dicabut karena virus ini merupakan wabah dunia dan tidak mengenal agama, suku dan bangsa,”pungkasnya.

Untuk diketahui MoU antara Kanwil Kemenag Sultra dengan KKP Kendari sudah terjalin sejak 2015 lalu dengan agenda utama pemberian vaksinasi meningitis bagi jemaah umrah harus melalui rekomendasi Kanwil Kemenag Sultra.

Rekomendasi vaksin tersebut dapat diberikan kepada masyarakat dengan syarat membawa Kartu Tanda Penduduk, Akreditasi PPIU yang digunakan serta, visa Umrah. dan jadwal keberangkatan, Selanjutnya membawa seluruh dokumen pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kanwil Kemenag Sultra untuk diproses dan dikeluarkan rekomendasi pemberian vaksin meningitis.

Sumber : -
Penulis : Rio Tufail Ramadhan. SH
Editor : Rio Tufail Ramadhan. SH
Dibaca : 534 kali