Jum'at, 30 Oktober 2020

Pj. Sekda Kab. Muna, Buka Kegiatan Pelatihan Peserta MTQ

  • Sabtu, 14 Maret 2020 12:35 WIB
Kegiatan Pembukaan Pelatihan Peserta MTQ di Museum Bharugano Wuna, Jumat, 13 Maret 2020

Raha (Humas Sultra) --- Mengawali pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an Tingkat Provinsi XXVII yang akan dilaksanakan di Kabupaten (Kab) Konawe Selatan (Konsel) awal April mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna, menyelenggarakan kegiatan  pelatihan peserta MTQ  yang  berlangsung kurang lebih selama 3 hari di Museum Bharugano Wuna, Rumah Adat Kab. Muna, Jum'at (13/3)

Kegiatan yang dibuka Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Muna, dihadiri Asisten 1 Sekretariat Daerah (Setda) Kab. Muna, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kab. Muna, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kab. Muna, para Pelatih,  Camat, Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Muna, para Official, dan Peserta MTQ Kafilah Kab. Muna tahun 2020.

Kabag Kesra Setda Kab. Muna, Dr. H. Abdul Azis Teo, M.A, dalam laporannya mengatakan bahwa, peserta MTQ Kab. Muna tahun ini terdiri dari 47 orang, dari hampir semua cabang lomba yang akan diikuti.

" In syaa Allah kegiatan pelatihan ini akan berlangsung sampai dengan hari Ahad tanggal 15 Maret 2020, dengan menghadirkan pelatih dari provinsi sejumlah 4 orang," ujarnya.

" Oleh karena itu, kami berharap kepada Pj. Sekda Kab. Muna, untuk memberikan arahan-arahan, memberikan motivasi, dan semangat, semoga para peserta kita kali ini, bisa mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, dengan baik, dengan tekun, sehingga pada akhirnya bisa kita mendapatkan hasil yang memuaskan ketika mereka tampil diajang MTQ XXVII Tingkat Provinsi di Andoolo Kab. Konawe Selatan (Konsel)," tutupnya.

Selanjutnya Pj. Sekda Kab. Muna Drs. Muhammad Djudul, M.Si, dalam arahannya mengatakan bahwa, pelatihan atau pemusatan pelatihan ini harus kita pandang dari 2 aspek, yang pertama kita ingin mencoba membangun sebuah jiwa yang semangat, kenapa ini saya perlu tekankan, karena dengan semangat dari kita semua, bahwa kita ini, khususnya seluruh peserta ini, adalah merupakan duta-duta kepercayaan dari seluruh masyarakat Kab. Muna.

" Kita ini adalah merupakan pilihan-pilihan yang terbaik, yang melahirkan kebanggaan dan mengharumkan nama daerah yang kita cintai ini," ujarnya.

" Dari semua warga yang ada tentunya banyak juga yang ingin  menjadi  perwakilan dan duta dari kepercayaan masyarakat, tetapi karena dilakukan melalui seleksi, sehingga bapak, ibu dan adik sekalianlah yang terpilih,. Tentu ini merupakan suatu kehormatan dan kesyukuran,
dan ini juga harus menjadi kebanggaan yang akan melahirkan semangat itu sendiri," ungkapnya.

" Tentu dengan semangat ini, bisa menjadi sebuah kekuatan yang luar biasa, dan dengan semangat ini juga akan melahirkan sebuah energi yang kuat, energi yang tidak akan pernah kendor, energi yang akan senantiasa memberikan kekuatan, baik mulai hari ini, sampai kita nanti berada di Konsel. Sehingga dengan semangat ini, kita berharap bahwa mulai sebentar kita mengikuti pelatihan, sampai kita pergi dan pulang, tidak akan ada lagi keluhan-keluhan, karena tidurnya berdesakan, mungkin makannya terlambat, atau menunya kurang pas dengan selera, mungkin juga mandinya harus antri, tentu dengan semangat motivasi ini, semua itu akan menjadi indah.
Keluhan-keluhan tadi akan hilang dan melahirkan sebuah rasa indah, rasa nyaman, rasa sejuk, sehingga dengan rasa kenyamanan itu, rasa sejuk itu, akan melahirkan kebersamaan dan kekompakkan diantara kita semua," lanjutnya.

" Yang kedua, semuanya itu akan sia-sia kalau kita tidak disiplin. Untuk itu, saya kira arahan instruktur, arahan panitia, tolong ini dipatuhi. Terkait dengan disiplin ini, marilah kita ikuti anjuran dari pelatih, anjuran dari instruktur, anjuran dari para ustadz, mudah-mudahan apa yang menjadi harapan kita semua nanti, bisa terjawab dan predikat juara bisa kita raih, paling tidak, peringkat kita meningkat dari tahun sebelumnya," harapnya.

Lebih lanjut Muhammad Djudul, minta kepada Kabag Kesra agar kegiatan Training Center (TC)  seperti ini bisa diprogramkan setiap tahun, jangan ujug-ujug nanti ada MTQ baru kita lakukan TC. Sebab kalau kita programkan setiap tahunnya TC ini, akan banyak melahirkan kader-kader baru.

" Oleh karena itu ucapan terima kasih kepada pak ustadz, pak pelatih yang sudah memenuhi undangan kami dari Pemkab. Muna, yang nantinya akan melatih peserta, memberikan arahan-arahan dan petunjuk-petunjuk.
Oleh karenanya, kami minta kepada bapak dan ibu pelatih, kerahkanlah seluruh potensi yang anda miliki, berikanlah ilmu itu kepada peserta kami semua, sehingga ini semua menjadi kebanggaan dan harapan masyarakat kita agar punya nama yang terbaik pada MTQ di Konsel nanti" imbuhnya.

" Yang berikut ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, dibawah kendali Asisten I Setda Kab. Muna, La Ode Muhammad.Ruslan, S.H, M.H, bersama Kabag Kesra, juga dukungan dari Kepala Kemenag Kab. Muna, dan tentunya seluruh Camat yang punya masyarakat, yang telah menyiapkan segala sesuatunya, mudah-mudahan kekompakkan, dan kebersamaan kita, akan berlanjut bukan hanya dipembukaan, diperjalanan, di Konsel, sampai kita pulang dan kemudian berada ditengah-tengah masyarakat kita, akan tetapi kekompakan ini akan tetap kita jalani dengan konsisten sepanjang masa, dan tetap kita akan abadikan," sambungnya.

" Kemudian kepada seluruh peserta, harapan saya, bangun kebersamaan, bangun semangat, bangun sinergitas, jangan ada yang saling menyalahkan, biasanya hal-hal seperti ini kecil, tetapi punya pengaruh, saya ingatkan bahwa kita ini adalah satu tim, satu yang terganggu terasa semuanya dan kepada yang senior, ibu-ibu, saya minta agar memposisikan diri sebagai ibu. Anak-anak kita ini banyak, kalau bisa, tempatkanlah mereka sebagai anak-anak kita, begitu juga adik-adik sekalian, jangan hanya instruktur, pelatih yang dipatuhi, disini juga ada kakak, ibu dan bapak yang harus diikuti, sepanjang itu hal yang baik, sehingga terjalin semua, kekompakan, karena ini adalah rumah tangga kita, tim yang kita bangun ini, adalah rumah tangga kita semuanya, kita yang tahu, kita yang kelola, kita yang rasakan, dan kita yang akan mempersembahkan kebaikan, untuk mengharumkan nama Kab. Muna kedepan ," pungkasnya.

Usai memberikan sambutan dan arahan, Muhammad Djudul membuka secara resmi Pelatihan Peserta Kafilah  MTQ Kab. Muna  pada MTQ  XXVII Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Tahun 2020.

Bertindak sebagai Pembaca Do'a pada Kegiatan ini, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kemenag Kab. Muna, H. Muhammad Yusuf Panay, S.Ag, M,Pd.

Dikonfirmasi usai Kegiatan Pembukaan Pelatihan Peserta MTQ, Kepala Kantor Kemenag Kab. Muna, Drs. H, Muhammad Basri, M.Pd, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemkab Muna, melaksanakan kegiatan Pelatihan kepada peserta MTQ yang mewakili Kab. Muna yang akan berlomba ditingkat Provinsi  di Andoolo Kab.Konsel.

"Tentu kami harapkan kepada para peserta supaya betul-betul memanfaatkan momen yang sangat berharga ini, selama 3 hari, yaitu, mulai hari Jum'at tanggal 13 Maret, sampai dengan hari Ahad tanggal 15 Maret Tahun 2020, dan akan dilatih oleh pelatih-pelatih profesional dari Provinsi," ujarnya.

" Kepada para pelatih, kami juga berharap untuk memberikan yang terbaik kepada peserta kita Kab. Muna, sehingga nantinya bisa keluar sebagai juara ditingkat Provinsi nanti," lanjutnya.

"Kepada Pendamping/Official, agar tetap mendampingi, memberikan semangat, memberikan support (dukungan) terbaik kepada peserta kita agar psikologis mereka terbangun, tidak lemah, dan memiliki semangat untuk berkompetisi" harapnya.

"Mudah-mudahan dengan pelaksanaan TC ini, dapat meningkatkan prestasi Kab. Muna, pada MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, di Konsel Tahun 2020, untuk perbaikan prestasi Kab. Muna kedepan," pungkasnya.

Sumber : -
Penulis : Drs. La Ode Yadi/Kemenag Kab. Muna
Editor : Syech
Dibaca : 555 kali