Sabtu, 23 November 2019

Wakil Bupati Lepas Peserta MTQ KORPRI Kab. Muna

  • Jum'at, 08 November 2019 21:27 WIB
Wakil Bupati Muna, Ir. H. Abdul Malik Ditu, M.Si, Memberikan Arahan Sebelum Melepas Peserta MTQ KORPRI Kab. Muna, Jumat, 8 November 2019

Raha (Inmas Sultra) --- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna, Ju'mat (8/11), melepas 11 orang Qori-Qoriah/Peserta Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten (Kab) Muna, untuk mengikuti Kegiatan MTQ KORPRI V Tingkat Provinsi (Prov) Sulawesi Tenggara (Sultra) Tahun 2019 di Kendari.

Pelepasan Peserta tersebut dilakukan di Ruang Rapat Wakil Bupati Muna, oleh Wakil Bupati Muna, Ir. H. Abdul Malik Ditu, M.Si, didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kab. Muna, La Ode Abdul Syukur, S.Ag, Kepala Sub Bagian Bina Spiritual Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kab. Muna, La Mustamin, S.Ag, dan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kemenag Kab. Muna, H. Muhammad Yusuf Panay, S.Ag, M.Pd.

Dalam arahannya, H. Abdul Malik Ditu mengatakan bahwa, kita patut bersyukur kepada Allah SWT, karena Pemerintah kita sudah memprogramkan MTQ ini, bukan saja secara umum, tetapi juga secara khusus seperti halnya MTQ KORPRI. Hal ini menandakan bahwa Pemerintah kita serius dengan kegiatan-kegiatan keagamaan, khususnya seni baca Al-Qur'an yang pada intinya dalam rangka membumikan Al-Qur'an ditengah masyarakat. 

" Tujuan dari pada MTQ ini sebenarnya bukan hanya karena lomba semata dan rutinitas belaka, tetapi yang lebih urgen adalah bagaimana agar Al Qur'an itu dibaca dengan benar dan bisa dipahami dan diamalkan isi kandungannya, karena Al Qur'an ini adalah merupakan pedoman hidup umat manusia dimuka bumi ini," ujarnya.

" Al Qur'an merupakan sumber dari segala ilmu, didalamnya ada ilmu kesehatan, teknologi, pertanian dan lain sebagainya, semuanya terkandung didalamnya," lanjutnya.

" Niat kita yang utama adalah bagaimana Al Qur'an ini bisa dibaca dengan benar, persoalan juara itu juga baik, sehingga kita perlu optimis, karenanya itu tampillah dengan baik dan maksimal,"  pesan Malik Ditu. 

Ia juga memesan kepada  peserta, agar menjaga kesehatan dengan istirahat yang cukup dan fokus pada cabang lomba yang akan ditampilkan.  "Jika perlu konsumsi suplemen kesehatan agar kondisi badan kita menjadi fresh dan fit," tambahnya.

" Selamat berlomba, Kedepankan kualitas dan sportifitas dalam berlomba. Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT, dan berhasil dalam MTQ KORPRI V Tahun 2019 ini," pungkasnya.

La Mustamin dalam laporannya mengatakan, bahwa peserta MTQ KORPRI utusan Kab. Muna pada MTQ KORPRI Prov. Sultra berjumlah 11 orang, dengan memperlombakan 8 cabang lomba, terdiri dari 7 putra dan 4 putri, dengan rincian sebagai berikut :
1. Tartil putra/putri, La Samuha, S.Ag, M.Si dan Hasni, S.Ag,
2. Tilawah putra/putri, La Odo, S.Pd I dan Hj. Hasbia, Spd I,
3. Dakwah Al Qur'an  putra/putri,  La Ode Syaharudin, S. Ag dan Wa Ndoima, S.Ag, M.Ag,
4. Kaligrafi Kontemporer putri, Wa Ode Siti Karsi, S.Ag, M.Pd,
5. Azan, Drs. La Hani,
6. Khotbah Jum'at, Moh. Ridwan, S.Ag, M.Pd.
7. Penulisan Artikel Al Qur'an putra Dr. H. Abdul Azis Teo, MA,

8. Do'a putra La Ode Rusman, S.Pd I

" Pada dasarnya Pemkab Muna pada MTQ KORPRI Tk. Provinsi, tidak membebani peserta harus juara, tetapi seperti apa yang disampaikan Wakil Bupati Muna, yang diharapkan kepada peserta, mempersiapkan diri dengan baik dan tampil maksimal," ujarnya.

Sementara itu Kepala Sub Bagian Tata Usaha, La Ode Abdul Syukur yang dikonfirmasi Humas Kemenag Muna usai pelepasan Peserta MTQ  KORPRI Kab. Muna oleh Wakil Bupati Muna, sangat mengapresiasi kepedulian Pemkab Muna, meski tanpa ketersediaan anggaran  untuk kegiatan MTQ KORPRI kali ini di level Provinsi berhasil mengutus duta-duta terbaiknya untuk mengikuti kompetisi tersebut, namun ia berharap agar kedepannya Pemkab Muna mesti menganggarkan even MTQ bagi ASN/PNS karena kegiatan ini telah menjadi agenda nasional tahunan. 
" Tentu kegiatan tersebut adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses-proses peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam membangun dan mewujudkan Indonesia maju melalui bidang agama, ungkap Syukur yang juga Sekretaris MUI Kab Muna.

Sumber : -
Penulis : Drs. La Ode Yadi/Kemenag Kab. Muna
Editor : Syech
Dibaca : 117 kali