Jum'at, 14 Agustus 2020

Kemenag Sultra Jatah 1.398 Penyuluh Non PNS Masa Bakti 2020-2024

  • Jum'at, 01 November 2019 13:34 WIB

Kendari (Inmas Sultra)--- Sebanyak 1.398 kuota akan mengisi  formasi sebagai Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS masa bakti 2020-2024. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Penerangan  Agama Islam (Penais), Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Sultra, H. Muhammad kadir dalam rapat tindak lanjut pelaksanaan evaluasi, seleksi, dan penetapan Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS masa bakti 2020 -2024, Jumat (01/11/2019).

"bahwa untuk rekrutmen PAI Non PNS masa bakti 2020-2024 sebanyak  1.398 yang tersebar di  17 kab/kota se Sultra," jelas Kadir.

"Untuk pendaftaran telah dibuka hari ini, tanggal  01 s.d 26 November 2019. Setelah proses pendaftaran sampai tanggal yang ditetapkan tersebut, maka akan dilaksanakan proses seleksi  meliputi tes tertulis dan tes wawancara pada tanggal 6 Desember 2019 serentak di seluruh Kankemenag se Kab/Kota di  Sultra,” tambahnya.

Sebelumnya Kadir menjelaskan bahwa proses tekrutmen dibagi dalam dua seleksi.  Seleksi pertama yakni seleksi evaluasi yang akan dilaksanakan untuk PAI Non PNS masa bakti 2017-2019. Proses seleksi evaluasi akan dilaksanakan dengan membentuk tim untuk penilaian kinerja yang dilakukan selama masa bakti oleh penyuluh tersebut.

“tolok ukur penilaian kita untuk seleksi evaluasi tersebut yakni mencakup tentang laporan kegiatan, absensi kehadiran,  prestasi, dan diklat substantif bagi para penyuluh agama islam yang masa bakti untuk 2017-2019”jelasnya.

“proses seleksi selanjutnya adalah proses seleksi umum bagi pendaftar yang memenuhi syarat sebagai penyuluh agama islam yang mana jadwal rekrutmen tersebut telah ditetapkan ,”ujar kadir .

Bertempat di Aula Kanwil Kemenag Sulra, rapat tersebut turut dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Sultra, H. Abdul Kadir, para Kepala Kankemenag se Kab/Kota, serta beberapa Kepala Seksi Penais se Kab/Kota.

Dalam amanahnya Kakanwil menyampaikan bahwa  berdasarkan regulasi diwajibkan pada masing-masing Kantor Wilayah Kementerian Agama untuk melakukan evaluasi dan seleksi dalam proses rekrutmen yang akan dilaksanakan  berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.

“nantinya hasil dari seleksi ini akan menghasilkan penyuluh agama yang memiliki komitmen dalam melaksanakan tugasnya, dukungan kompetensi yang baik, memberikan pemahaman islam yang baik dimasyarakat namun tetap menjunjung nilai-nilai pancasila dan NKRI,” tegas Kakanwil.

Perlu diketahui, berdasarkan jadwal pengumuman hasil seleksi akan disampaikan tanggal 23 Desember 2019 setelah hasil tes tulis dan tes wawancara telah diperiksa.

Sumber : -
Penulis : Nisa Nurhayati. S. IK
Editor : Nisa Nurhayati. S. IK
Dibaca : 1.264 kali