Minggu, 29 November 2020

Buka Kegiatan Pelatihan Rohis SMA/SMK Buteng, Kakanwil Kemenag Sultra Kenalkan enam Kecerdasan siswa.

  • Kamis, 24 Oktober 2019 16:02 WIB
Foto Kakanwil saat menyampaikan sambutan

Labungkari (Inmas Sultra) --- Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. H. Abdul Kadir, M.Pd. membuka secara resmi Kegiatan Pelatihan dan Pembinaan Pengurus Kerohanian Islam (Rohis) Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Kabupaten Buton Tengah (Buteng) di Ruang Multimedia Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Buteng Kamis, (24/10)

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Kemenag Buteng Muchtar, S.Ag.MA., Kasubbag Tata Usaha Habirun Ndanguru, M.Pd., Kepala Seksi Pendis Hasim Umar, S.Pd.I., serta para guru-guru PAI sebuton Tengah.

Di awal acara, ketua panitia Wa Ode Ihram dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Rohis dimaksudkan dalam rangka memberikan penguatan keagamaan pada pelaksanaan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam  pada sekolah yang dibimbing oleh guru PAI. Peserta Kegiatan Pengurus Rohis ini adalah pengurus OSIS SMA dan SMK di Buton Tengah.  Dirinya juga menyampaikan bahwa kegiatan akan dirangkaikan dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam yang diikuti oleh Guru-guru PAI se-Kabupaten Buton Tengah yang kemudian meminta dengan hormat kepada Kakanwil Kemenag Provinsi Sultra untuk membuka Kegiatan. 

Adapun peserta Pelatihan dan Pembinaan Pengurus Rohis dari sekolah umum dan kejuruan di Buteng.  Sekolah-sekolah tersebut yakni dari SMAN 1 Lakudo, sebanyak 11 orang, SMAN 3 Lakudo sebanyak 7 orang, SMAN 4 Lakudo sebanyak 6 orang, SMAN 1 GU, 7 orang, SMKN 1 Lakudo sebanyak 9 orang dengan jumlah total 40 orang.

Mengawali sambutannya, Abdul Kadir memberikan motivasi kepada peserta Rohis untuk selalu belajar karena  pemilik masa depan adalah mereka yang selalu belajar dan pemilik masa lalu adalah mereka-mereka yang tidak belajar.  Mereka-merka yang tidak belajar itu hanya bisa bersandar pada kebesaran dan wibawa orang tuanya. 

Abdul Kadir melanjutkan bahwa guru-guru dalam menerapkan metode pembelajaran semata-mata untuk membuat anak didiknya menjadi cerdas.  Ada enam kecerdasan yang dimaksudkan yaitu cerdas intelektual, emosional, spiritual, sosial, matematika, dan bahasa.

“Apa yang dilakukan oleh guru-guru kalian apakah itu pendekatan dan penggunaan metode pembelajaran adalah semata-mata supaya kalian menjadi cerdas.  Tetapi maksud cerdas di sini adalah cerdas intelektual, cerdas emosional, cerdas spritual, cerdas sosial, cerdas bahasa, dan cerdas matematika. Apabila keenam jenis kecerdasan ini dimiliki maka inshaaAllah poin yang keempat dari sasaran kurukulum kita yaitu menjadi anak yang cerdas, menjadi anak yang kreatif, menjadi anak yang mandiri, dan menjadi anak yang mempunyai kemampuan beradaptasi dapat dicapai ”.  Ujarnya.

Peserta Pelatihan Pengurus Rohis kemudian menerima materi dari narasumber  dari Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kanwil Kemenag Sultra Drs. H. Muh. Nasir, M.Pd. dan Kepala Seksi PAI pada Pendidikan Menengah Bidang Pakis Kemenag Sultra Dra. Hj. Megawati Mahmud,M.Pd. sementara Guru-guru PAI mendapat materi tentang Perangkat Pembelajaran K13 dari Instruktur Pembelajaran Masintan, S.Pd., M.Pd.  kegiatan direncanakan akan berlangsung selama dua hari mulai hari ini tanggal 24 s.d. 25 Oktober 2019.

Sumber : -
Penulis : Ermawati, S.Pd/MAN 1 Buton Tengah
Editor : Syech
Dibaca : 478 kali