Kamis, 19 September 2019

MAN 1 Kolaka Kibarkan Bendera Setengah Tiang

  • Kamis, 12 September 2019 07:50 WIB

(Kolaka) Inmas Sultra --- Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kembali kehilangan seorang sosok putra terbaik bangsa yang telah banyak berkontribusi  untuk Negara Republik Indonesia, Prof.DR. Ing. Baharuddin Jusuf Habibi, Presiden Republik Indonesia Ke-3 adalah Sosok yang dikenal dengan pejuang Demokrasi ini menghembuskan nafas terakhirnya di RSPAD sekitar Pukul 18.05 WIB dalam usia 83 Tahun.

Sebagai bentuk belasungkawa yang mendalam seluruh rakyat Indonesia berkabung dan merasa kehilangan dengan menaikkan bendera merah putih setengah tiang. Termasuk keluarga besar MAN 1 Kolaka yang melaksanakan hari berkabung nasional  dengan menaikkan bendera setengah tiang.

Kepala  MAN 1 Kolaka  Ansani, mewakili seluruh keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri 1 Kolaka menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam dalamnya atas berpulangnya ke Rahmatullah Presiden RI Ke-3 yang juga putra terbaik Sulawesi BJ Habibie tadi malam (11/9).

“Kita sangat kehilangan sosok yang dikenal dengan bapak demokrasi ini, dan sebagai wujud penghormatan terakhir dari kami Rakyat Indonesia khususnya keluarga besar MAN 1 Kolaka dan atas surat dari Menteri Sekretaris Negara, maka kami menaikkan bendera merah putih setengah tiang.” Jelasnya.

Kehilangan juga bukan hanya dirasakan bagi Segenap guru dan Staf, akan tetapi sejumlah Siswa / Siswi MAN 1 Kolaka yang secara langsung menyaksikan penaikan bendera setengah tiang, secara spontan melaksanakan penghormatan kepada Bendera merah putih, kemudian melaksanakan Do’a dihadapan tiang bendera untuk Almarhum BJ. Habibi.

Pelaksanaan pengibaran bendera merah putih setengah tiang, akan berlangsung mulai hari ini (12/9) hingga tiga hari kedepan (14/9) berdasarkan surat Menteri Sekretaris Negara Nomor :                               B-1010/M.Sesneg/Set./TU.00/09/2019 terkait Pengibaran Bendera Negara Setengah Tiang dan Hari Berkabung Nasional.

Sumber : Ahmad Rifai
Penulis : AHMAD RIFAI/MAN 1 Kolaka
Editor : Rio Tufail Ramadhan. SH
Dibaca : 31 kali