Kamis, 12 Desember 2019

HIPSI Sultra Buka Puasa Tasu’a Bersama Santri Pesantren Tahfizd Al Jannah Konda

  • Rabu, 11 September 2019 14:06 WIB
Suasana Buka Puasa Tasu'a Bersama Pengurus HIPSI Sultra dan Santri Pontren Tahfidz Al Jannah

Andoolo (Inmas Sultra) --- Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak ibadah puasa pada bulan Muharram. Seperti Sabda beliau melalui Abu Huraira RA berkata, Rasulullah SAW bersabda; Puasa yang paling utama sesudah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah (syahrullah) Muharram sedangkan sholat malam merupakan sholat yang paling utama sesudah sholat fardhu (HR. Muslim No. 1982)

Seperti kita ketahui bahwa bulan Muharram merupakan bulan pertama dalam penanggalan Islam. Bulan Muharram juga merupakan bulan penting, dimana ada peristiwa penting yang terjadi, yakni hijrahnya Rasulullah SAW dari Mekkah ke Madinah dan dalam Al-Qur’an Allah SWT menjelaskan bahwa bulan Muharram merupakan satu dari empat bulan yang disucikan Allah SWT.

Amalan puasa Tasu’a merupakan amalan yang selalu dihidupkan dalam lingkungan Pondok Pesantren, tak terkecuali Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Al Jannah Konda.

Memasuki 10 Muharram tepatnya 9/9-2019, santri Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Al Jannah menghidupkan puasa Tasu’a. Namun ada yang berbeda tahun ini, dimana Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI Sultra) melakukan kegiatan buka puasa bersama di Pondok Pesantren binaan KH.Muslim tersebut pada Senin 9/9.

Buka puasa yang diikuti oleh 69 orang santri dan sekira 40 orang pengurus HIPSI tersebut, memilih pondok pesantren Tahfidz Qur’an Al Jannah sebagai tempat buka puasa bersama, mengingat latar belakang pendidikan dari organisasi ini adalah para alumni pondok pesantren atau santri sehingga berinteraksi dengan lingkungan pondok akan membuka memori tatkala mereka dulu masih aktif sebagai santri.

Ketika dihubungi oleh Humas Kemenag Konsel via WA, Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Al Jannah Konda, KH. Muslim mengatakan bahwa berkah yang di dapat dengan buka dan makan bersama meliputi rasa kebersamaan dan menjalin komunikasi dengan sesama manusia.

“ Berkah yang di dapat dengan buka dan makan bersama meliputi rasa kebersamaan dan menjalin komunikasi dengan sesama manusia” Ujar KH. Muslim

Dirinya juga menambahkan bahwa dengan adanya buka puasa bersama tersebut akan terjalin kebersamaan dan interaksi langsung antar sesama manusia.

 " Ada kebersamaan, rasa syukur, silaturrahmi, dan intraksi atau komunikasi langsung antar manusia “. Sambungnya.

Sumber : -
Penulis : Harpol/Kementerian Agama Kab, Konawe Selatan
Editor : Rahmad. S.Pd., M.Pd
Dibaca : 80 kali