Senin, 26 Agustus 2019

MTsN 1 Muna Gelar Pisah Sambut Kepala Madrasah

  • Senin, 22 Juli 2019 12:14 WIB
Foto bersama dengan dewan guru dan staf MTsN 1 Muna

Raha (Inmas Sultra) ---  Senin (22/7) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Muna menggelar acara pisah sambut kepala madrasah. Kedua pejabat tersebut dilantik oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag), Muhammad Basri pada hari Jumat (12//7) lalu. Andi Lompo, yang sebelumnya merupakan kepala MTsN 1 Muna diangkat menjadi penyelenggara syariah di Kankemenag Kabupaten Muna. Jabatannya kemudian digantikan oleh Muhammad Kadarul yang sebelumnya merupakan guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Muna.

Dirangkaikan dengan pelaksanaan upacara bendera, Andi Lompo menyampaikan ucapan perpisahan di hadapan segenap guru, staf, dan siswa MTsN 1 Muna. Di awal sambutannya, Andi Lompo mengenang saat pertama kali bertugas di MTsN 1 Muna. “Tgl 20 Januari 2018 saya untuk pertama kalinya bertugas di MTsN  1 Muna dan itulah pertama kalinya saya bertemu dengan rekan guru serta anak-anak sekalian, antara kepala sekolah dengan guru dan antara kepala sekolah dengan siswa, “ujarnya.

Menyinggung soal perpisahan, kepala madrasah yang pernah bertugas selama satu tahun di MTsN 1 Muna ini menganggap hal tersebut merupakan hal lumrah sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang harus siap ditempatkan dimana saja. Lebih lanjut, Andi Lompo berujar bahwa setiap pertemuan selalu diakhiri dengan perpisahan. “Dulu pernah bertemu sekarang bepisah. Orang bijak bilang bertemu pasti berpisah, tapi berpisah belum pasti bertemu. Tidak ada jaminan bahwa kita akan bertemu ataupun tidak pernah bertemu lagi. Yang bisa menjamin hanya Allah SWT. Kita pasti merasa haru, merasa kehilangan, namun tidak elok kiranya kalau kita berlarut-larut dalam kesedihan, “lanjutnya.

Andi Lompo mengakhiri sambutannya dengan menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru, siswa dan staf atas hubungan baik yang telah dibangun selama ini. Mantan kepala MTsN 1 Muna ini berusaha menahan haru saat menyampaikan permohonan maafnya.“Terima kasih kepada teman-teman guru dan siswa sekalian atas cendera mata dan perhatian lebih yang diberikan kepada saya. Saya mohon maaf jika selama bersama bapak/ibu guru ada hal yang kurang berkenan di hati. Saya sebagai pimpinan tidak lupa mengucapkan permohonan maaf sedalam-dalamnya, “tutupnya.

Sumber : -
Penulis : Ika Aprianti, S.Pd/MTsN 1 Muna
Editor : Rio Tufail Ramadhan. SH
Dibaca : 106 kali