Rabu, 12 Desember 2018

Kakanwil : Peningkatan Mutu Guru Menuju Madrasah Hebat Bermartabat

  • Kamis, 06 Desember 2018 13:45 WIB

Kendari, (Inmas Sultra)--- Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), H Abdul Kadir resmi membuka  kegiatan Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kendari bersama Kelompok Kerja Madrasah (KKM) di Aula serbaguna MTsN 1 Kendari, Kamis (6/12).

Selain membuka dan memberikan sambutan pada  kegiatan dimaksud, Abdul Kadir juga memberikan materi "Kebijakan Peningkatan Mutu Guru Madrasah di Provinsi Sulawesi Tenggara"

"Terimakasih kepada para guru yang telah mencurahkan waktunya dalam rangka mendidik dan membimbing generasi penerus bangsa. Menjadikan madrasah hebat bermartabat seperti yang digaungkan Kemenag akhir-akhir ini adalah merupakan salah satu ambisi yang ingin ia capai. Untuk itu dalam melakukan pengembangan  tidak boleh ada kata berhenti," ungkap Abdul Kadir mengawali sambutannya.

Dijelaskannya, untuk membentuk pilar madrasah hebat bermartabat, maka ada 6 poin penting yang harus menjadi muatan aktifitas guru dalam pembelajaran, diantaranya; muatan aktifitas keislaman, keindonesiaan, keilmuan, dan kemodernan."

"Disamping itu,  guru harus senantiasa meningkatkan mutu dan sumberdaya dirinya melalui  pelatihan, termasuk memanfaatkan teknologi sebagai media pengembangan diri seiring tuntutan zaman. Sebab dengan demikian, guru dapat menyiapkan dan mengembangkan rencana pembelajarananya lebih baik," tambahnya.

Abdul Kadir juga mengutip salah satu ayat dalam alquran  (Q.S al Asr') yang menurut tafsir imam syafii ayat ini cukup menjadi modal bagi manusia dalam mengarungi kehidupan di dunia.

"Ayat ini menjelaskan, sangat merugi jika kita tidak mampu memanfaatkan waktu untuk hal hal yang bermanfaat. Salah satu cara memanfaatkan waktu adalah dengan membaca. Apalagi di era digital ini, sumber ilmu sudah sangat mudah diakses melalui internet, dalam rangka membekali diri sebagai guru demi  mewujudkan madrasah unggul bermartabat. Pemilik masa depan adalah mereka yang mau belajar, dan pemilik masa lalu adalah mereka yang malas belajar," imbuhnya.

Terkait pengembangan madrasah kedepan,  Abd. Kadir menyampaikan  3 hal penting yang harus mendukung  pengembangan dimaksud. Pertama, harus didukung regulasi dan di backup oleh kepala madrasah dan para petinggi di atas kepala madrasah (Kankemenag dan Kanwil). Kedua, ada kesadaran dari guru itu sendiri untuk membekali dan mrengembangkan dirinya.

"Ketiga, keterpenuhan srana dan prasarana. Karenanya, aya mengajak seluruh peserta untuk bekerja  dan menjalankan tugas menuju madrasah yang bermartabat, dengan membangun kebersamaan dan menghindari sikap saling mencurigai," tegasnya.

Kegiatan PKB ini akan berlangsung selama tiga hari, sejak Kamis  hingga Sabtu 8 Desember 2018, dengan menghadirkan narasumber dari pihak Kemenag Prov. Sultra dan Kemenag Kota Kendari, Pengurus Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) provinsi Sulawesi Tenggara, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPM) IAIN Kendari, dan Widyaswara (WI) LPMP Sultra.

Adapun peserta dari kegiatan workshop ini adalah guru MTsN 1 Kendari beserta KKM MTsN 1 Kendari berjumlah 40 orang.

Sumber : Yusnawati
Penulis : Wa Ode Asnani. S. IP
Editor : Syech
Dibaca : 20 kali