Sabtu, 17 November 2018

Kakanwil Kemenag Sultra: Pentingnya Keberpihakan Pimpinan dalam Penanaman Nilai Karakter Terhadap Siswa

  • Jum'at, 02 November 2018 23:00 WIB
Pembukaan Pelatihan pengembangan guru Berkelanjutan di Bombans

Kasipute (Inmas Sultra) --- Kakanwil Kemenag Sultra Dr. H. Abdul Kadir, M. Pd. yang didampingi Kepala Kemenag Bombana H. Jumaing membuka secara resmi Pelatihan  Pemgembangsn Guru Berkelanjutan yang diikuti 50 orang guru Lingkup KKG MI KKM MIN 1 Bombana dan MGMP MTs yang dipusatkan di MTsN 3 Bombana Poleang Tengah, Jumat (02/11).

Turut hadir dalam pelatihan Pengembangan Profesi Guru Berkelanjutan Kepala Bidang Penmad Kanwil Kemenang Sultra, Mansur, Kasubag TU Kemenag Bombana, Budi, Kasi Penmad Kabupaten Bombana , serta seluruh Kepala madrasah Lingkup Kemenag Bombana.

Tema yang diusung Mengembangkan Kompetensi Guru dalam mewujudkan madrasah hebat bermartabat" Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang baik dan berkualitas. Untuk mendapat pendidikan yang berkualitas menurut H. Abdul Kadir harus ditunjang regulasi dan dukungan pimpinan.

"Untuk mewujudkan kualitas pendidikan yang pertama harus ditunjang adanya regulasi yang menjadi acuan, yang kedua adanya keberpihakan pimpinan terhadap mutu pendidikan yang memenuhi standar pendidikan yang diharapkan." Hal tersebut disampaikan H. Abdul Kadir yang juga sebagai kakanwil Kemenag Sultra dalam sambutannya.

Selanjutnya, H. Abdul Kadir menjelaskan "Kecerdasan anak didik harus didukung kreativitas pendidik dan mampu mengarahkan anak didik untuk kreatif." Jelasnya.

Lebih lanjut pihaknya menegaskan untuk menjadikan anak yang cerdas berkualitas tentunya ada tiga hal yang perlu ditanamkan kepada anak didik. Hal yang pertama penanaman nilai karakter. Hal ini, terkait kepribadian, tabiat, sikap dan perilaku anak, akhlak, dan budi pekerti. Kedua anak perlu diajarkan literasi cara berbahasa dengan baik terutama mampu menempatkan bahasa sesuai etika pergaulan. Ketiga anak perlu diajarkan ilmu berhitung. Menurutnya dengan ketiga aspek bentuk pendidikan ini diharapkan dapat melahirkan anak didik yang berkualitas.

Menyinggung masalah guru yang berintegritas H. Abdul Kadir menjelaskan bahwa guru yang berintegritas adalah "Guru yang menampakkan dirinya dengan sifat atau karakter yang dimilikinya. Seorang guru yang berintegritas selalu bertanggung jawab, jujur, menepati kata-kata, dan setia." Ungkapnya.

Di akhir sambutannya Kakanwil lagi-lagi kembali memaparkan bahwa pada prinsipnya tenaga pendidik dituntut harus bisa menyesuaikan tingkat pengetahuan anak dan karakteristik anak didik.

"Prinsip Profesional guru adalah guru harus memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugasnya. Guru profesional harus bisa menyesuaikan tingkat pengetahuan dan karakteristik anak didik. Seorang guru yang profesional paling tidak harus memiliki empat kompetensi yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan kompetensi Profesional. Dengan demikian, guru yang profesional maka pada prinsipnya sudah memiliki integritas yang baik dalam dirinya." Kata kakanwil mengakhiri sambutannya.

Bintek pengembangan profesi guru berkelanjutan diikuti KKG MI se Kabupaten Bombana KKM MIN 1 Bombana dan MGMP MTs Lingkup KKM MTsN 3 Bombana. (Rhd)

Sumber : -
Penulis : Rahmad. S.Pd., M.Pd
Editor : Rahmad. S.Pd., M.Pd
Dibaca : 61 kali