Jum'at, 19 Oktober 2018

Kontingen SDS Tingkat Nasional VII 2018 asal Sultra Raih juara 2

  • Jum'at, 12 Oktober 2018 14:15 WIB
Asti Wahyuni foto bersama dengan Para Pemenag Lomba Sippa Dhamma Samajja Tingkat Nasional VII tahun 2018

Jakarta (Inmas Sultra)---Perhelatan Sippa Dhamma Samajja (SDS) Tingkat Nasional VII tahun 2018 yang digelar di Kota Jakarta berakhir pada Kamis malam (11/10). Program unggulan Direktorat Jenderal Bimas Buddha Kementerian Agama RI yang dimulai pada 08 Oktober ini secara resmi ditutup oleh Ditjen Bimas Buddha Caliadi, S. H., M. H. di Mercure Convention Center, Ancol Jakarta. Closing ceremony Sippa Dhamma Samajja Tingkat Nasional VII tahun 2018 berlangsung meriah yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Ditjen Bimas Buddha, Caliadi.

Berdasarkan laporan dari pembimas Buddha Kanwil Kemenag Sultra, Sihar yamg dirilis via whatsApp kontingen SDS VII Sultra menggondol 1 medali perak atau juara 2 setelah sebelumnya di tempat dan pada ajang yang sama Sultra juga menempatkan satu perak pada ajang yang bergengsi ini. Dia juga mengucapkan selamat kepada Asti Wahyuni siswi SMA Negeri 5 Konawe Selatan yang telah menorehkan prestasi membanggakan untuk kontingen SDS VII asal Sultra.

"Pencapaian luar biasa tahun ini bagi kontingen Sultra di SDS Tingkat Nasional VII. Selamat kepada Asti Wahyuni yang telah meraih Juara 2 Lomba Dhamma Pada Putri Tingkat SMA perwakilan Sultra dari SMA Negeri 5 Konawe Selatan," Terangnya.

Menurut Sihar yang juga sebagai ketua kontingen SDS VII Sultra, dari keempat lomba yang dilaksanakan pada ajang SDS VII, menurut Sihar bertujuan untuk meningkatkan potensi dan peran serta pelajar Buddha melalui unjuk pengetahuan,  kreativitas, keterampilan, kemahiran, dan keahlian dalam ajaran Buddha (Dhamma).  Oleh karena itu, pihaknya mengajak kepada seluruh stake holder di bimas Buddha Kanwil Kemenag Sultra agar terus melakukan evaluasi dan inovasi untuk bisa mewujudkan itu.

Sementara itu, Asti Wahyuni ketika dikonfirmasi dirinya tidak pernah menduga sama sekali kalau bisa dapat juara 2 pada cabang lomba Dhamma Pada. Menurutnya prestasi ini merupakan raihan tertinggi dan sangat luar bisa.

“Rasanya seneng banget, terharu dan bangga juga, saya tidak pernah menduga kalau saya bisa juara karena sangat berat saingan saya di cabang Dhamma Pada,” kesan Asti Wahyuni. Ia juga tidak menduga bisa keluar jadi pemenang kedua karena menurutnya pesaing-pesaingnya sangat berat.

Sebagai apresiasi atas prestasi yang ditorehkan peserta SDS VII asal Sultra ini, Kementerian Agama RI melalui Ditjen Bimas Buddha telah memberikan kepada Asti Wahyuni 1 Piala, 1 Kamus Digital dan Piagam.

Acara penutupan Sippa Dhamma Samajja VII tidak kalah meriah dengan pembukaan karena para peserta deg-degan menunggu pengumuman pemenang. Semua pemenang untuk semua kategori dan jenis lomba dipanggil satu per satu ke atas panggung. Selain itu, tampil juga kolaborasi lima besar juara menyanyi putra dan putri dari kategori SD, SMP, dan SMA/SMK. Acara ditutup oleh Dirjen Bimas Buddha Caliadi dengan pemukulan gong setelah penyerahan piala bergilir Menteri Agama kepada kontingen DKI Jakarta.

Terkait dengan gelaran Sippa Dhamma Samajja Tingkat Nasional VIII tahun 2021, disebutkan oleh Sihar akan dilaksanakan di Provinsi Bali. Info ini disampaikannya berdasarkan hasil sarasehan dari seluruh pembimas Buddha se Indonesia. Dirinya juga menyebut gelaran SDS VIII ada tambahan cabang lomba yaitu pidato dalam tiga bahasa, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa Mandarin.

Sumber : -
Penulis : Rahmad. S.Pd., M.Pd
Editor : Rahmad. S.Pd., M.Pd
Dibaca : 47 kali