Rabu, 12 Desember 2018

Kakanwil Kemenag Sultra, Menyoal Pentingnya Launching Website dalam Sapa Penyuluh di Kemenag Muna

  • Kamis, 11 Oktober 2018 18:19 WIB
Suasana Sapa Penyulu dan Launching Website di Kemenag Muna

Raha (Inmas Sultra) --- Kementerian Agama Kabupaten Muna Menggelar Sapa Penyuluh tahap 2 yang dirangkaikan dengan Launching Website Kemenag Muna.Com serta Aplikasi Berita dan Data Online Bimas Islam Kemenag Kab. Muna digelar di Aula MAN 1 Muna di Raha, Rabu (10/10).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara Dr. H. Abdul Kadir, M. Pd. sekaligus memberikan pencerahan kepada 128 Penyuluh Agama Islam Honorer se Kab. Muna dan Launching Website kemenagmuna.com

H. Abdul Kadir didampingi Kepala Kemenag Muna Drs. Muhammad Basri, M.Pd yang bertindak sebagai moderator Kasi Bimas Islam Kemenag Muna La Ode Abdul Syukur, S. Ag.

Di awal acara Muhammad Basri mengatakan bahwa malam ini kita akan launching website kemenagmuna.

"Website tidak bisa diremehkan, karena inilah yang akan mempublikasikan seluruh kegiatan-kegiatan kita nanti " ujarnya.

"Seluruh surat-surat kita, informasi-informasi yang bapak dan ibu butuhkan, bisa update, bisa dilihat melalui website" tambahnya.

Terakhir beliau sampaikan bahwa jumlah penyuluh Agama Islam honorer seluruhnya 128 orang, malam ini Kepala Kanwil akan memberikan pencerahan kepada kita semua.

Sementara itu, kakanwil Kemenag Sultra H. Abdul Kadir mewanti-wanti penyuluh Agama Islam untuk selalu tanggap dan tepat sasaran terhadap objek berdakwah.

"Sebagai Penyuluh kita harus mendatangi sasaran dakwah dan untuk mengefektifkan kehadiran kita di tengah-tengah masyarakat itu perlu adanya perencanaan dan persiapan. Artinya ada organisasi yang mengelola rencana kerja itu. Sebab kalau tidak itu pasti amburadul" ujar H. Abdul Kadir.

"Dakwah yang terorganisir, yang terkelola baik, yang terencana dengan baik akan jauh lebih efektif dari pada dakwah yang dilakukan intensitasnya tinggi tetapi tidak mengerti obyek dan dakwah" sambungnya.

Dia juga mengatakan bahwa seorang Penyuluh diharapkan bisa memahami peta problematika dakwah, piawai mengemas materi yang cocok yang akan disampaikan dan mampu memilih media yang kita gunakan untuk memudahkan mereka menerima dakwah kita.

H. Abdul Kadir menambahkan bahwa dalam melaksanakan tugas dakwah itu pertama kita membutuhkan aspek keikhlasan. Di dalamnya ada tekad, ada ikhtiar kita.

Ingat, di dalam suatu perjuangan itu kita butuh kebersamaan/ jama'ah, dan jangan pernah berpikir saling melemahkan satu sama lain. Kita tidak usah saling iri antar sesama Lembaga Dakwah (Muhammadiyah, NU, Persis, Wahda Islamiyah, Salafi dan lain- lainnya) gunakanlah itu sebagai wadah dalam melaksanakan dakwah.

Mengenai launching Website Abdul Kadir mengatakan bahwa Kepala Kemenag Muna telah melakukan inovasi untuk memberikan daya dukung terhadap terwujudnya reformasi birokrasi di Kab. Muna sampai pada level jajarannya ke bawah.

"Semua inovasi yang dilakukan ini untuk memberikan penguatan terhadap usaha kita memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat kita.
Pelayanan yang terbaik itu selalu akan bermuara meningkatkan kualitas layanan, pemenuhan rasa keadilan terhadap seluruh jama'ah dan peningkatan kepuasan masyarakat yang benar-benar kita layani itu" ungkapnya.

"Dengan berbasiskan teknologi, dengan inovasi ini, utamanya buat teman-teman di KUA akan semakin terbantu, semakin termonitor, apa yang dilakukan dalam aktivitas kesehariannya, mulai dari proses memberikan layanan, pembuatan surat, penyelesaian tugas-tugas akan terbaca" pungkasnya.

Kegiatan ini turut pula dihadri oleh para kepala seksi lingkup Kemenag Muna, para Kepala KUA Kec.se Kab. Muna dan Penyuluh Agama Islam Fungsional se Kab. Muna. ( lyd )

Sumber : -
Penulis : Rahmad. S.Pd., M.Pd
Editor : Rahmad. S.Pd., M.Pd
Dibaca : 59 kali