Jum'at, 19 Oktober 2018

Kakanwil : Wujudkan Toleransi Beragama dalam Membangun Masyarakat yang Beradab

  • Kamis, 11 Oktober 2018 17:07 WIB

Raha, (Inmas Sultra)--- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kab. Muna, Rabu (10/10) menggelar Dialog Lintas Agama tingkat Kabupaten Muna di Hotel Mutiara Raha.
Kegiatan ini merupakan salah satu agenda sebagai fundasi ideal melaksanakan segenap upaya bersama mewujudkan cita-cita berbangsa dan bernegara.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Prov. Sulawesi Tengara (Sultra) Dr H Abdul Kadir MPd, diawal materinya yang membahas mengenai Kebijakan Kementerian Agama dalam meningkatkan Kerukunan Umat Beragama, mengatakan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya. Kaya sumber daya alam, kaya etnis/ suku, kaya budaya dan kaya agama.

Dijelaskannya, jika faktor yang memicu konflik suatu negara adalah faktor ekonomi, faktor politik dan faktor agama.

"Salah satu tugas yang diamanatkan oleh negara /pemerintah kepada Kementerian Agama adalah melakukan bimbingan dan pembinaan kerukunan antar umat beragama," lanjutnya.

Beliau juga mengatakan bahwa kerukunan adalah simpul utama dan kata kunci terwujudnya bangunan sosial keberagaman masyarakat Indonesia.

"Langkah-langkah dalam mewujudkan kehidupan keagamaan antara lain melalui Optimalisasi dan Sosialisasi perundang-undangan terkait kerukunan umat beragama,
Peningkatan peran pemerintah daerah dalam menggalakkan kegiatan sosial lintas agama,
Penguatan aspek kerukunan melalui peraturan- peraturan daerah dan peraturan lainnya sampai tingkat kecamatan," tuturnya.

Ditambahkannya, langkah lain yang juga perlu dilakukan yakni Peningkatan wawasan dan kegiatan sosial masyarakat terkait hubungan lintas agama melalui media kerukunan atau kebijakan, Peningkatan peran penyuluh agama sebagai agen penggerak kerukunan serta Peningkatan peran tokoh-tokoh agama sebagai figur perekat sosial ditengah masyarakat.

Adapun yang turut mengisi materi pada kegiatan ini antara lain : 1. Ketua FKUB Prov. Sultra Drs. H. Abdul Hamid D tentang Mewujudkan toleransi beragama dalam membangun martabat masyarakat beradab dalam bingkai NKRI,
2. Dandim 1416 Muna tentang Kerukunan dalam pandangan globalisasi.
3. Kapolres Muna tentang Mewujudlan toleransi beragama dan kepercayaan dalam membangun kesatuan Bangsa, memperkokoh persatuan antar tokoh lintas agama yang ada di Kab. Muna.
4. Kepala Kesbang Pol Samurabi Bitu,SH tentang Dialog Kerukunan adalah upaya menuju saling pengertian dan menghormati antar pemeluk agama.

Peserta Dialog berjumlah 70 orang dengan rincian Islam 20 orang, Kristen 20 orang, Katolik 20 orang dan unsur FKUB 10 orang.(lyd)

Sumber : -
Penulis : Wa Ode Asnani. S. IP
Editor : Wa Ode Asnani. S. IP
Dibaca : 102 kali