Kamis, 20 September 2018

Dua Jamaah Asal Kolaka Dirujuk Akibat Patah Tulang Paha dan Sesak Napas

  • Rabu, 29 Agustus 2018 18:01 WIB
Hj. Nursiang Saat dirawat di KKHI Mekkah Arab Saudi

Mekkah (Inmas Sultra) ---Seorang Jamaah haji kloter 23 UPG asal Kolaka atas nama Ibu Hj. Hasia binti Ibrahim Talaga Mengalami "fraktur caput femoris" atau patah tulang pangkal paha setelah terjatuh di kamar mandi hotel Selasa Subuh (28/08) tempat penginapan Jamaah haji kloter 23. Seorang lainnya hj. Nursiang jamaah asal Pomalaa juga dirawat intensif di KKHI akibat sesak napas.

Kronologi peristiwa tragis yang dialami Hasia ketika akan berdiri usai buang hajat di kamar mandi lalu terpeleset. Biasanya Hasia selalu didampingi anaknya ketika ke toilet. Namun, naas saat kejadian tersebut, dia tidak didampingi anaknya atas permintaannya sendiri. Hal ini terjadi, diduga karena Hasia hilang keseimbangan di samping faktor usia.

Ketua Kloter 23 H. La Rija melalui komunikasi humas kemenag Sultra via whatsApp menyampaikan bahwa memang ada seorang jamaah asal Kolaka yang mengalami insiden mengejutkan di kamar mandi usai buang hajat.

"Kejadian patah tulang yang dialami Hasia kemudian dilaporkan ke Tim kesehatan haji Indonesia (TKHI) Kloter 23 pada pagi, Selasa (28/08) sekitar pukul 05.00 WAS. TKHI memutuskan untuk membawa Hasia ke Kantor kesehatan haji Indonesia (KKHI) untuk di foto Rontgen" katanya.

Ketika dikonfirmasi Humas Kemenag Sultra H. La Rija yang juga sebagai kepala Kemenag Buton Selatan menjelaskan bahwa dari hasil foto Rontgen inilah didapatkan hasil bahwa tulang pangkal paha patah dan memerlukan operasi.

Pihaknya segera menginstruksikan atas pertimbangan dokter yang menangani Hj. Hasia untuk segera dirujuk. Dokter ahli bedah tulang KKHI Dr. Anis, SpOg langsung mengambil tindakan segera merujuk Hasia untuk dioperasi di RSAS, tepatnya RS King Abdul Aziz.

"Hal ini harus dilakukan karena jika tidak segera dioperasi dapat menyebabkan kecacatan" tandasnya.

Dr. Anis juga menjelaskan bahwa prosedur operasi ini belum bisa kita lakukan di KKHI karena keterbatasan alat. Anis menyampaikan proses operasi Hasia direncanakan berlangsung Selasa Malam (28/08) pukul 20.00 WAS.

Humas Kemenag Sultra juga menerima laporan dari La Rija tentang kondisi seorang jamaah haji Hj. Nursiang binti H. Nawir Laukkase dari kloter 23 yang memerlukan perawatan di KKHI Setelah dirujuk sekitar pukul 23.30 WAS Senin malam (27/08) karena sesak napas.

"Jamaah asal Pomalaa ini bernama Hj. Nursiang binti H. Nawir Laukkase mengalami gangguan pernapasan (sesak napas). Selain itu, Hj. Nursiang juga mengalami gangguan elektrolit berupa hipokalemia (kekurangan kalium)" bebernya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari dokter TKHI kloter 23, pasca menjalani perawatan Kondisi Jamaah haji asal Pomalaa inii sudah membaik.

"Setelah menjalani perawatan intensif di KKHI, Hari ini kondisinya sudah membaik, meskipun masih terpasang oksigen dan masih dilakukan upaya koreksi terhadap hipokalemia yang diderita" ujar H. La Rija.

Sumber : -
Penulis : AD
Editor : Syech
Dibaca : 22 kali