Senin, 14 Juni 2021

H. Zainal Mustamin sosialisasikan dua surat edaran menteri agama sampai bagi sembako.

  • Arman
  • 06 Mei 2021, 15:03
Dibaca : 61 kali

Kendari (Humas Sultra) —Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kendari menggelar rapat koordinasi bersama kepala kantor urusan agama (KUA), penyuluh agama Islam fungsional dan penyuluh agama Islam non-PNS, di Aula MAN 1 Kendari, siang tadi (6/5). Hal itu mengejawantahkan kebijakan pemerintah pusat tentang penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 saat Ramadan dan Idul Fitri. Termasuk larangan mudik bagi pegawai lingkup Kemenag berdasarkan SE Menag no 6 Tahun 2021.

Informasi itu disampaikan Kepala Kemenag Kendari H. Zainal Mustamin saat memimpin rapat itu. Ia meminta KUA dan penyuluh agama menyosialisasikan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19 saat Ramadan dan Idul Fitri. Itu untuk mencegah meningkatnya angka warga terpapar pandemi.

Lebih lanjut Zainal Mustamin mengingatkan bahwa pelaksanan solat Idul Fitri tahun ini tidak di batasi jumlah tempat pelaksanaannya guna mencegah kepadatan jamaah yang melaksanakan solat Idul Fitri pada salah satu titik.

Ia meminta KUA memasang spanduk yang mengimbau penerapan protokol kesehatan di masjid-masjid. Koordinasi dengan pihak keamanan dan pemerintah kecamatan setempat. Penerapan protokol kesehatan, kata dia, bagian dari ikhtiar mencegah dari paparan pandemi.

“Ada yang menyebut Covid-19 tak ada. Itu namanya takabur. Kita hanya berusaha menjaga diri dan masyarakat. Jadi harus patuh instruksi pemerintah,” argumentasinya.

Ia menambahkan kini buka puasa bersama dan halal bihalal tidak dibolehkan. Agenda buka puasa bersama yang sudah dijadwalkan terpaksa dibatalkan. Itu demi memberi contoh kepada publik untuk taat aturan. “Kita memberi contoh patuhi aturan. Saya membatalkan agenda buka puasa bersama yang sudah terjadwal,” ungkapnya

Akhir kegiatan kepala kemenag kota kendari membagikan paket sembako kepada penyuluh agama Islam non-PNS dalam menyambut hari raya idul fitri.