Senin, 20 Maret 2017, 22:39

Menag: Nilai Agama Pemersatu Umat Dalam Kemajemukan

Baubau (Inmas Sultra) --- Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia mengatakan hanya nilai-nilai agama yang bisa menyatukan umat dari keberagaman atau kemajemukan.

"Para pendahulu kita telah mencari berbagai pendakatan untuk menyatukan kita dari berbagai suku, adat dan budaya. Tetapi semua itu tidak cukup. Kemudian mereka menemukan nilai agama yang bisa menyatukan kita dalam keragaman," kata Lukman Hakim saat membuka dialog tokoh lintas agama se-Sultra di Baubau, Senin.

Ia mengatakan, dimanapun setiap orang berdomisili dengan suku, adat dan budaya yang berbeda tetapi semua menjunjung tinggi nilai agama.

"Kita disatukan dengan komitmen untuk menjunjung tinggi agama, apapun agama yang dianut yang tumbuh jauh sebelum Indonesia merdeka dan itulah kekuatan kita dan tidak dimiliki bangsa lain," kata Lukman.

Ia mengatakan, agama ikut menata kehidupan manusia dalam kemajemukan sehingga bisa hidup berdampingan dalam kemajemukan etnis, budaya dan adat istiadat.

"Karena itu saya hadir memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan dialog lintas agama ini yang bertujuan membantu pemerintah membangun kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya.

Dialog itu dihadiri pula Wali Wali Kota Baubau AS Thamrin, Asisten I Pemprov Sultra, Saripuddin Safaa, Kakanwil Kemenag Sultra, Mohamad Ali Irfan, Ketua DPRD Baubau, Roslina Rahim kepala kemenag kabupaten kota se Sultra, tokoh agama se Sultra, FKUB. (Ant/rtr)

Berita Lainnya
Selasa, 21 Februari 2017, 09:16

Kemenag Siap Kerjasama dan Dukung AFKUB

Senin, 7 November 2016, 16:15

PKUB Kemenag RI Gelar Kemah Pemuda Lintas Agama

Senin, 7 November 2016, 15:10

Menag Buka Kemah Pemuda Lintas Agama Tingkat Nasional

Senin, 7 November 2016, 15:08

400 Pemuda Pemudi Indonesia Ikuti Kemah Lintas Agama

Senin, 7 November 2016, 11:29

Menag Lukman Akan Buka Perkemahan Pemuda Lintas Agama Tahun 2016