HOT NEWS
Berita
Rabu, 28 September 2016, 06:49

Kesbangpol Kendari Imbau Masyarakat Jaga Toleransi

Kendari (Inmas Sultra) - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Kendari mengimbau masyarakat di daerah setempat tetap menjaga sikap toleransi agar situasi keamanan dan sosial selalu kondusif."Selama ini Kota Kendari sangat kondusif. Namun, setiap pihak harus tetap mewaspadai setiap permasalahan sosial yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat kota Kendari pada khususnya," kata Sekertaris Kesbangpol Kendari, Trikora Irianto di Kendari, Selasa.Mantan Kabag Humas Pemkot Kendari itu, salah satu isu strategis yang dihadapi Kota Kendari dalam pelaksanaan pembangunan adalah pertambahan jumlah penduduk yang cukup tinggi, bukan hanya dari kelahiran, tetapi juga tingginya migrasi warga dari luar Kota Kendari."Setiap permasalahan sosial yang ada jangan disikapi dengan menonjolkan derajat dan kehebatan suatu suku dan agama dengan suku dan agama lainnya. Tetapi, marilah hidup secara harmonis, rukun, penuh toleransi, gotong-royong dan saling...
Selasa, 27 September 2016, 09:17

Kemenag Sultra Rencanakan Pembangunan Ponpes SLB

Kolaka (Inmas Sultra) - Kantor Kementerian Agama Sulawesi Tenggara berencana membangun pondokan pesantren khusus bagai siswa sekolah luar biasa yang ditargetkan selesai pada 2017.Kepala Kantor Kementerian Agama Sultra, Ali Irfan di Kolaka mengatakan pihak kini sementara melakukan pembicaraan dengan Kementerian Agama terkait rencana pembangunan ponpes itu."Inilah mimpi kami yang ingin membangun madrasah yang inklusi mulai dari tingkat ibtidayah hingga aliyah yang bersifat `boarding school," katanya.Lahan persiapan pembangunan madrasah ini, kata dia sudah disiapkan di wilayah Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan seluas 12 hektar yang dihibahkan dari masyarakat. "Kalau lokasinya kita sudah ada hibah dari masyarakat dan memiliki sertifikat," ungkap Irfan.Irfan juga menjelaskan langkah ini akan dilakukan bersama dengan Dirjen Pendidikan Islam agar pembangunan pondokan pesantren khusus siswa luar biasa itu bisa dibangun tahun...
Selasa, 27 September 2016, 07:15

Kemenag Bakal Dirikan Madrasah Bertaraf Internasional

Kolaka, (Inmas Sultra)--- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) berencana mendirikan Madrasah pertama bertaraf internasinal untuk kalangan inklusif.Lahannya sudah tersedia seluas 12 hektar di wilayah Konda, Konawe Selatan dan sudah bersertifikat, kata Kepala Kanwil Kemenag Sultra, Mohamad Ali Irfan, saat menghadiri pelatihan pengembangan profesi guru Madrasah Aliyah, tentang kurikulum 2013, Minggu (25/9), di MAN 1 Kolaka.Madrasah ini, lanjutnya, merupakan sekolah pertama yang akan dibangun Kemenag di Indonesia, dengan pola pondok pesantren yang lebih modernis. Nanti siswanya akan diseleksi disetiap provinsi dengan memberikan jatah untuk masuk di madrasah tersebut.Demi mewujudkan hal itu, Ali Irfan mengaku akan melobi Dirjen Pendidikan Islam dan Menteri Agama, sehingga program ini bisa dianggarkan tahun 2017 nanti. Jika ini terwujud, maka akan dijadikan proyek percontohan diseluruh provinsi di...
Senin, 26 September 2016, 15:30

Penerapan K-13, Guru Dituntut Lebih Kreatif dan Inovatif

Kolaka, (Inmas Sultra) -- Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Mohamad Ali Irfan menegaskan, untuk menunjang penerapan Kurikulum 2013 (K-13), guru dituntut lebih kreatif dan inovatif sehingga guru semestinya mencari ilmu tambahan.Pesan tersebut disampaikan Kakanwil pada Pelatihan Pengembangan Profesi Guru tentang Kurikulum 2013 yang dihelat di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kolaka, Minggu (25/9). Hadir dalam kesempatan ini, Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Agama Islam (Penais), Zakat dan Wakaf Kantor Kemenag Kolaka H. Syaifuddin Mustaming, Kepala MAN 1 Kolaka Ansani serta segenap tenaga pendidik MAN 1 Kolaka.Metodologi pendidikan bukan sekedar mengajar tapi mendidik, tegas Mantan Auditor Investigatif Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag RI ini.Menurut Ali Irfan, selama...
Senin, 26 September 2016, 07:48

Jemaah Haji Asal Kolaka Meninggal di Makah

Kolaka, (Inmas Sultra)--- Salah seorang jemaah haji asal Kabupaten Kolaka bernama Hj Sapina binti Lahiya (63), meninggal dunia di Kota Makkah, Jumat (22/9) sekitar pukul 22.30 waktu Arab Saudi akibat serangan jantung. Almarhumah yang merupakan warga Dawidawi Kecamatan Pomalaa, menunaikan rukun Islam ke 5, bersama anaknya Hj Rahma Binti Dg Magiri, menantunya H Jumadin Teba dan cucunya H Muhammad Idris Darwis. Mereka tergabung dalam Kelompom Terbang (Kloter) 21 UPG Embarkasi Makassar.Berdasarkan informasi dari Siskohat (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu), Almarhumah Hj Sapina Binti Lahiya meninggal dunia karena sakit jantung, kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kolaka H Agus Ramadhan, Sabtu (24/9).Di tempat terpisah menurut pengakuan cucu Almarhumah yakni Rhyna, kabar duka ini mereka dapat dari keluarga yang mendampingi Almarhumah di tanah suci, yakni Hj Rahma dan H Jumadin. Dari keterangan yang disampaikan, neneknya meninggal dunia di hotel...
Senin, 26 September 2016, 07:45

Kemenag Gelar Orientasi Tenaga Hisab Rukyat

Kendari, (Inmas Sultra) -- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), melalui Bidang Urusan Agama Islam (Urais) dan Pembinaan Syariah (Binsyar), menggelar Orientasi Peningkatan Tenaga Profesional Hisab Rukyat Tingkat Prov. Sultra Tahun 2016, , Kamis (23/9).Ketua Panita, Abd. Rauf, dalam laporannya mengatakan, orientasi itu berlangsung selama tiga hari, yakni mulai tanggal 23 s.d 25 September 2016 bertempat di Hotel Athaya Kota Kendari.Kepala Seksi Sistem Informasi Urais ini menyebutkan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 40 peserta yang berasal dari Kanwil Kemenag Sultra serta Kantor Kemenag Kabupaten dan kota se Sultra yang terdiri dari Penyelenggara Syariah, Urais, dan Bimas Islam serta Pengurus Masjid.Tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk mendorong dan meningkatkan kemampuan tenaga hisab rukyat pada ilmu falak dan astronomi, memahami perbedaan antara Hisab dan Rukyat diantara Ormas Islam, serta...
Senin, 26 September 2016, 07:09

Ali Irfan Harap Guru Tidak Jadikan K-13 Standar Baku

Kolaka, (Inmas Sultra) ---Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sultra, H. Mohamad Ali Irfan, berharap guru Madrasah tidak menjadikan Kurikulum 2013 (K-13) standar baku dalam mengajar."Saya memberikan wawasan pada guru supaya ada perubahan mindset (pola pikir),bahwa kurikulum 13 tidak dijadikan standar baku untuk peningkatan prestasi siswa," kata Ali Irfan, usai membawakan materi pada pelatihan pengembangan profesi guru Madrasah Aliyah, tentang kurikulum 2013, minggu (25/9) di MAN 1 Kolaka.Ali Irfan menginginkan gurumencari ilmu tambahan untuk menunjang K-13, apalagi metodologi pendidikan bukan lagi mengajar tapi mendidik. Selama ini diakui ruh dalam dunia pendidikan ada pergeseran metodologi pendidikan. Metodologi yang lebih tepattidak hanya memaksakan guru mengajarkan K-13, tapi memaksakan untuk mencari contoh-contoh yang baik untuk siswanya, sehingga terbentuk karakter anak didik yang...
Senin, 26 September 2016, 07:04

Pendidikan Multikultural dilingkungan Sekolah Sangat dibutuhkan

Kendari, (Inmas Sultra) --- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Mohamad Ali Irfan mengatakan pendidikan multikultural dilingkungan madrasah sangat dibutuhkan utamanya terhadap siswa siswi yang sedang mencari bentuk pemikiran yang sebenarnya.Menurutnya, perlunya mengkaji metode dalam membangun kebersamaan pemikiran tentang apa arti multikultural yang sebenarnya dalam konteks kehidupan sehari-hari."Kami menginginkan gambaran utuh tentang pendidikan multikulural pada anak didik. Kami tidak ingin pendidikan multikultural hanya dalam konteks angan-angan saja tapi bagaimana menggali nilai-nilai multikultural itu dan merefleksikan multikultural itu dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya dihadapan peserta Focus Group Discussion Pendidikan Multikultural yang diselenggarakan Balai Litbang Keagamaan Makassar, di Hotel Plaza Inn Kendari, Sabtu, (24/9).Kata dia, bagaimana menempatkan pendidikan multikultural di Sultra yang...
Senin, 26 September 2016, 07:02

Kemenag. Kab. Bombana Hadiri rapat pembahasan pemulangan jamaah haji di kantor pusat sriwijaya air

Bombana, (Inmas Sultra) --- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bombana, Ahmad Lita,S.Ag,M.Pd, Menghadiri Rapat pembahasan Pemulangan Jamaah Haji Asal Sulawesi Tenggara di Kantor Pusat Sriwijaya Air di Jakarta, (23/9), Dalam Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sultra, Mohamad Ali Irfan, SE, MM., M.Ak, Kabid Haji Kanwil Kemenag Sultra, Dra. H. Wa Masi, Siang pukul 10.00 Wib.Pertemuan diadakan di Ruang Pertemuan Sriwijaya Air di Jakarta, dihadiri oleh Bapak Chandra Lie (Peresident/CEO) dan dewan direksi lainnya di antaranya Toto Nursatyo ( Deriktur Komersial)Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai langkah-langkah yang di ambil dalam rangka pemulangan Jamaah Haji Asal Sulawesi Tenggara, yang direncanakan akan berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta ke Bandara Haluoleo Kendari pada Tanggal 10 Oktober 2016.President/CEO Sriwijaya Air Menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan...
Selengkapnya
Renungan

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan Tuhan kami ALLAH, kemudian beristiqamah, maka malaikat turun kepada mereka (dengan mengatakan): Janganlah kamu merasa takut dan janganlah merasa sedih, dan bergembiralah kamu dengan surga yang telah dijanjikan ALLAH kepadamu. Kamilah Pelindung-Pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat, di mana kamu memperoleh apa yang kamu inginkan (dari segala kenikmatan) dan memperoleh apa yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Fushshilat; 30-32)

Bila seseorang hidup lengah, maka nafsu keinginan tumbuh, seperti tanaman Maluwa yang menjalar. Ia melompat dari satu kehidupan ke kehidupan lain, bagaikan kera yang senang mencari buah-buahan di dalam hutan. (Dhammapada XXIV: 334)

Kalau ingin hidup sejahtera lindungi dan peliharalah agama yang dianut (dharma), kekayaan (dhana) bahan makanan (dhanyan). Kata-kata bijak guru (guru vacana) dan kesehatan (ausadha). Kalau hal ini tidak dipelihara baik-baik hidup sejahtera itu tidak akan pernah didapatkan. (Canakya Nitisastra, XII. 18)

Bersabarlah dengan segala hal, terutama bersabarlah terhadap dirimu. Jangan hilangkan keberanian dalam mempertimbangkan ketidaksempurnaanmu, tapi mulailah untuk memperbaikinya. Mulailah setiap hari dengan tugas yang baru. (St. Fransiskus dari Sales)

Tuhan menghadirkan benci agar kita tahu arti menyayangi. Tuhan menghadirkan duka agar kita tahu arti senyuman. Tuhan menghadirkan salah supaya kita tahu arti memaafkan. Tuhan menghadirkan kesendirian supaya kita tahu arti kebersamaan. (Mutiara Kristen)
Media Sosial