Jumat, 27 Januari 2012, 01:22 –
Kemenag RI Selenggarakan Training LPSE

(Humas Kemenag Sultra) —- Jakarta —- Kamis, 26 Januari 2012, bertempat di Ruang Sidang Setjend, Lantai 2 Gedung Kementerian Agama Pusat. telah dilaksanakan kegiatan Training Penggunaan Aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kementerian Agama.

Peserta yang mengikuti kegiatan Training ini terdiri dari 10 utusan diantaranya yaitu : IAIN Antasari Banjarmasin ; Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara ; Kanwil Kementerian Agama Provinsi Silawesi Selatan ; Kanwil Kementerian Agama Provinsi DI Yogyakarta ; Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat ; Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta ; Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah ; Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur ; Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur ; dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, yang masing – masing utusan berjumlah 1 orang Admin Agency, 1 Orang Verifikator dan 2 Orang Panitia Pengadaan.

Kegiatan Training ini diselenggarakan mulai tanggal 26 s.d 27 Januari 2012, dan dibuka oleh H. A Gufron S. Kom., MM, Kasubbid Pengembangan TIK sekaligus wakil Ketua LPSE Kementerian Agama. Adapun matrei yang disampaikan pada kegiatan ini diantaranya mengenai : Proses pengadaan barang / jasa elektronik (e-procurement) yang dilaksanakan, petugas – petugas yang menanganinya, terdiri dari :

1. Admin Agency : Administrator dari instansi yang menggunakan SPSE. Sebelum proses lelang secara elektronik dapat dilaksanakan, ada beberapa aktivitas yang dilakukan oleh admin Agency dalam SPSE, yaitu : Membuat Sub Agency; Mengisi data satuan kerja di instansi yang bersangkutan; Mengisi data anggaran yang akan digunakan pada paket lelang; Mengisi data pegawai yang bertugas sebagai PPK dan Panitia sesuai SK (Surat Keputusan) dari pejabat di Instansi yang bersangkutan; Mengisi data anggota kepanitiaan yang akan bertanggung jawab pada paket tertentu.

2. Verifikator : bertugas menangani pendaftaran penyedia untuk dapat menggunakan SPSE, serta mempunyai wewenang untuk menyetujui / tidak menyetujui pendaftaran dari Penyedia untuk dapat masuk ke dalam SPSE.

3. Helpdesk : Seseorang yang bertugas memberikan informasi atau membantu pengguna SPSE / Penyedia Jasa apabila mengalami masalah. Dalam SPSE Helpdesk mempunyai wewenang untuk menjawab pertanyaan yang masuk ke dalam menu Tanya Jawab halaman utama SPSE.

4. Panitia Pengadaan / Panitia ULP : Tim yang diangkat oleh Pengguna Anggaran / Kuasa Pengguna Anggaran untuk melaksanakan pemilihan penyedia barang / jasa ; Dalam SPSE, Panitia mempunyai wewenang dan aktivitas yang dapat dilakukan oleh Panitia dalam SPSE, yaitu : Membuat Paket; Menyusun spesifikasi lelang dan mengumumkannya; Melakukan penjelasan lelang; Mengunggah Dokumen Adendum Lelang (jika terdapat adendum dokumen lelang); Mengunduh dan melakukan pembukaan dokumen penawaran; Melakukan evaluasi lelang; Mengunggah berita acara evaluasi penawaran dan hasil pelelangan; menetapkan pemenang lelang; Mengumuman pemenang lelang; dan Menjawab sanggahan.

Dalam kegiatan Training ini selain materi juga dilakukan praktek melalui server LPSE Portal Latihan, juga sesi tanya jawab dan tujuan kegiatan Training ini adalah : Meningkatkan kemampuan admin agensi dalam menggunakan aplikasi sistem pengadaan barang / jasa secara elektronik ; Mendukung layanan pengadaan barang / jasa secara elektronik ; Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas ; Meningkatkan akses pasar dan persaingan usaha yang sehat ; Memperbaiki tingkat efisiensi proses pengadaan ; Mendukung proses monitoring dan audit ; dan Memenuhi kebutuhan akses informasi yang real time.

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.054730 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 1698295
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.