Senin, 1 Juli 2013, 17:55 – Bidang Haji & Umroh, Kankemenag
Walikota Kendari Buka Bimbingan Manasik Haji Massal

(Humas Kemenag Sultra) —- Walikota Kendari, Ir. H. Asrun, M.Sc.Eng, membuka pelaksanaan Bimbingan Manasik Haji Massal bagi Jamaah Calon Haji (JCH) Kota Kendari, Minggu (30/6/2013), di Masjid Al Kautsar Kota Kendari.

Turut hadir pada pembukaan kegiatan ini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara (Kakanwil Kemenag Sultra), Drs. H. Muchlis A. Mahmud, MM, Kepala Kantor Kemenag Kota Kendari, Zainal Mustamin, S.Ag., MA, sejumlah pejabat lingkup Kemenag Sultra dan Kemenag Kota Kendari, termasuk para Kepala KUA Kecamatan se-Kota Kendari, Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat, serta seluruh JCH Kota Kendari.

Dalam sambutannya, Asrun mengatakan, ibadah haji harus dilaksanakan secara tertib dan teratur sebagai wahana ibadah dan pertobatan umat manusia. “Rangkaian bimbingan manasik haji merupakan suatu rangkaian untuk menambah wawasan ibadah haji serta menambah ukhuwah Islamiah,” katanya.

Dengan ibadah haji kata dia, akan mampu membawa nilai-nilai luhur yang diselaraskan dalam kehidupan sehari-hari serta mampu membawa keteduhan, kesejukan, inspirasi dan membangun ihsan yang tawakkal.

“Jadikanlah pengalaman ibadah haji untuk memperkuat keimanan dan membawa keberkahan bagi masyarakat dan semoga menjadi haji yang mabrur yang dapat berguna di masyarakat,” harap Asrun.

Ia juga berpesan kepada para seluruh JCH Kota Kendari agar meluangkan waktu di tanah suci untuk mendoakan Kota Kendari beserta masyarakatnya agar senantiasa dalam keadaan aman, tentram, sentosa, kota yang kondusif dalam menjalankan aktifitas dan ibadah serta diberkahi dan dirahmati oleh ALLAH SWT.

Di tempat yang sama, kepala Kakanwil Kemenag Sultra, H. Muchlis A. Mahmud, dalam sambutannya menyatakan, penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas dan tanggung jawab bersama antara negara beserta masyarakat. “Untuk itu, pemerintah berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi calon jamaah haji mulai dari pendaftaran, keberangkatan sampai pemulangan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Muchlis juga mengungkapkan terkait daftar tunggu JCH yang sudah mendaftarkan diri. “Seperti diketahui bahwa daftar tunggu (waiting list) jamaah calon haji Provinsi Sultra sudah mencapai kurang lebih 18.000 orang. Ini berarti dalam daftar tunggu selama 12 tahun,” ungkapnya.

Untuk kuota tahun ini kata dia, mendapatkan jatah 1.668 orang, namun jumlah tersebut berkurang seiring dengan adanya kebijakan pemerintah Arab Saudi yang memotong jumlah kuota Jamaah Calon Haji sebesar 20%. “Pemotongan ini sangat berkaitan dengan renovasi besar-besaran di Masjidil Haram yang diperkirakan selesai pada tahun 2016,” terang Muchlis.

Lebih lanjut Muchlis menegaskan, pelaksanaan ibadah haji Indonesia jangan dibandingkan dengan Negara tetangga seperti Malaysia. Indonesia mengelola Calon Jamaah haji sebanyak 200 ribu, sedangkan Malaysia hanya mengelola Calon Jamah Haji sebanyak 20 ribu yang sama dengan jumlah Calon Jamaah Haji di Prov. Jatim.

“Penyelenggaraaan ibadah haji adalah pekerjaan yang komplek yang melibatkan banyak Kementerian yang terkait di dalamnya. Setelah dievaluasi, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) Indonesia lebih murah 2 juta rupiah dibandingkan Malaysia,” jelasnya.

Muchlis menambahkan, kesuksesan pelaksanaan ibadah haji tidak terlepas dari dukungan dan koordinasi yang harmonis dengan instansi terkait. “Terutama dengan Pemerintah Daerah baik di tingkat II maupun pemerintah daerah provinsi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kemenag Kota Kendari, Zainal Mustamin, dalam laporannya mengatakan, jumlah JCH Kota Kendari untuk tahun 2013 yang sudah masuk nomor porsi dan melunasi setoran BPIH sejumlah 435 orang, yang terdiri dari 169 pria dan 266 wanita.

“Pelaksanakan bimbingan manasik haji akan dilaksanakan selama 10 kali pertemuan, yaitu bimbingan Manasik Massal tingkat Kota Kendari serta bimbingan Manasik Kelompok yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA_red) Kecamatan masing-masing, yang akan berlangsung dari tanggal 1 sampai 7 Juli 2013,” kata Zainal.

Pada bimbingan manasih haji massal ini menghadirkan narasumber atau pembimbing manasik dari unsur Kanwil Kemenag Sultra, Kantor Kemenag Kota Kendari, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Kendari, Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Kendari serta dari Dinas Kesehatan Kota Kendari. (bepe)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.070139 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 1722675
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.