Senin, 24 Juni 2013 – STAIN & STAKN
STAIN Kendari Buka Program Pascasarjana

Ketua STAIN Sultan Qaimuddin Kendari, DR. H. Nur Alim, M.Pd(Humas Kemenag Sultra) —- Mulai tahun 2013, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Qaimuddin Kendari menyelenggarakan pendidikan pascasarjana Program Magister Bidang Kosentrasi Manajemen dan Leadership Pendidikan Islam. Ini merupakan salah satu bentuk kepercayaan Kementerian Agama (Kemenag) melalui Dirjen Pendidikan Islam pada sekolah tinggi yang dipimpin Dr. H. Nur Alim, M.Pd., itu.

Bagi mereka yang berminat melanjutkan studi magister (S2) Studi Islam, tidak perlu kuliah ke luar Sulawesi Tenggara (Sultra) karena kosentrasinya sudah dibuka di STAIN Kendari. Hal itu disampaikan Ketua STAIN Kendari, Nur Alim, Jumat, (21/6/2013).

Kata dia, pihaknya telah diberikan mandat baru oleh Kemenag untuk mulai menyelenggarakan pendidikan pascasarjana pada tahun ini. STAIN sudah mengajukan usulan proposal sejak tahun 2013 kemudian dipresentasekan di Kementerian. Saat persentase pertama, ada yang diperbaiki dan setelah diperbaiki, pusat memberikan lampu hijau untuk menyelenggarakan pendidikan pascasarjana di STAIN Kendari.

“Pendaftarannya sudah dibuka sampai tanggal 28 Juni 2013 mendatang, untuk syarat pendaftarannya tamat S1 dengan melampirkan ijazah, foto dan rekomendasi dari atasan bagi PNS serta biaya pendaftarannya Rp. 350 ribu. Standar nilai IPK belum ditentukan karena kami akan melakukan tes pascasarjana. Materi tesnya Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan tes potensi akademik. Pendaftarannya masih dilakukan secara manual tapi pengumumannya nanti bisa diunduh melalui website STAIN Kendari,” beber Nur Alim.

Ia juga mengungkapkan pembukaan pascasarjana berkat dari upaya pemerintah untuk meningkatkan pelayanan pendidikan pada masyarakat. Utamanya memeratakan mutu pendidikan antarwilayah, antardaerah sehingga tidak hanya bertumpuk di kota-kota besar seperti Jawa dan Makassar. Jadi, Kendari sebagai bagian NKRI juga perlu diperhatikan. STAIN hanya menjalankan amanah dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama.

“Jadi kami diberikan perluasan mandat yang tadinya hanya menyelenggarakan program sarjana, sekarang diberikan tambahan mandat untuk menyelenggarakan pendidikan magister,” pungkas Nur Alim. (KP)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.050396 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 1049702
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.