Senin, 8 April 2013, 03:10 – Kankemenag
Kemenag Kolaka Uji Kompetensi Penyuluh Agama Non PNS

Muhammad Askar: “Kami Sudah Menyelesaikan 12 Kecamatan”(Humas Kemenag Sultra) —- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kolaka, melalui Seksi Pendidikan Agama Islam pada Masayarakat dan Pemberdayaan Masjid (Penamas), melakukan Uji Kompetensi dalam rekrutmen Penyuluh Agama Non PNS. Hal tersebut dilakukan guna terwujudnya proses dan hasil rekrutmen yang lebih akurat dan selektif, sekaligus sebagai tindak lanjut Petunjuk Teknis (Juknis) yang diterima dari Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Demikian dikatakan Kepala Seksi Penamas Kantor Kemenag Kabupaten Kolaka, Muhammad Askar, Sabtu, (6/4/2013), di Kendari, di sela-sela pelaksanaan lomba Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Sultra XXII.

ALHAMDU LILLAH; kami sudah menyelesaikan 12 Kecamatan di wilayah Selatan dan Timur Kabupaten Kolaka. Sisanya nanti setelah pelaksanaan STQ Prov. Sultra. Adapun Kecamatan yang belum kami kunjungi adalah Kecamatan yang berada di Kota Kolaka dan Kolaka bagian wilayah Utara. Artinya, pelaksanaan Ujian Kompetensi Penyuluh sudah terlaksana hingga 50 persen,” jelas Askar.

Dalam pelaksanaan Tes Kompetensi Penyuluh Agama Non PNS ini kata dia, ada beberapa jenis kompetensi yang di ujikan pada para penyuluh, antara lain; tes dan uji kemampuan membaca Al Quran bagi calon penyuluh Muda, Ujian membaca Kitab Kuning untuk calon Penyuluh Madya dan Utama, serta ujian membawakan Kultum. “Setelah selesai mengikuti proses tes dan ujian kompetensi ini, penyuluh mesti memperlihatkan bukti-bukti keberadaan binaannya yang dibuktikan Rekomendasi dari Pemerintah Kecamatan dan Desa,” ungkap Askar.

Menurutnya, selama proses uji kompetensi berlangsung, dirinya belum menemukan adanya calon penyuluh, baik itu Penyuluh Muda, Madya dan Utama, yang tidak bisa membaca Al Qur’an. “Semuanya lancar, hanya ada Satu hal yang menghambat proses kelulusan dari calon penyuluh, yakni terkait Binaan, baik itu berupa Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) ataupun Majelis Taklim (MT). Meskipun calon Penyuluh mampu dan baik dalam melantunkan bacaan Al Qur’an, namun jika tidak ada binaannya, kami tidak bisa meluluskannya,” terang Askar, yang juga Sekretaris Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kab. Kolaka ini.

Sekedar diketahui, Tim Uji Kompetensi yang diberi mandat oleh Kepala Kantor Kemenag Kab. Kolaka, yaitu Drs. Hasbullah sebagai Ketua Tim, yang juga Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Kab. Kolaka, dengan anggota tim, Drs. Syamsuddin (Penyelenggara Zakat dan Wakaf), Muh. Askar, S.Ag (Kasi Penamas), dan Staf seksi Penamas, Nurasia, S.Ag. (Ahmad Rifai)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.058826 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 1768994
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.