Senin, 24 Desember 2012, 22:10 –
Dana Pendidikan Lampaui 20 Persen

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulawesi Tenggara, H. Ryha Madi(Humas Kemenag Sultra) —- Undang-Undang mewajibkan anggaran pendidikan di Indonesia minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (ABPD) murni setiap daerah. Di Sulawesi Tenggara, anggaran pendidikan justru melampaui yang diwajibkan Undang-Undang dari APBD murni.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulawesi Tenggara Riha Madi, mengatakan, anggaran pendidikan untuk Sultra APBD murni sebesar Rp. 99 Millyar lebih, tidak termasuk Dana BOS dan BOP.

APBD kita sekitar Rp. 1,88 Millyar lebih, untuk anggaran pendidikan sudah terpenuhi bahkan sudah melampaui 20 persen, itu di luar dana BOS dan BOP. Memang dana tersebut APBD, tetapi menghitung anggaran pendidikan tidak dapat di hitung dengan menggabungkan dana bantuan itu,” tegasnya.

Dia mengatakan, dana BOS sebesar Rp. 300 Millyar hanya transit, masuk APBD Sulawesi Tenggara, untuk disalurkan ke sekolah-sekolah yang sudah ditentukan sebagai penerima dana itu.

“Kalau pemerintah, dalam hal ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra menghitung anggaran pendidikan sudah termasuk dengan dana BOS dan BOP, tentu sudah semakin besar, saya kuatir anggaran pendidikan di Sulawesi Tenggara bukan APBD murni kita,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Damsid, mengatakan, BOS dan BOP merupakan APBD sehingga anggaran pendidikan di Sulawesi Tenggara melampaui 20 persen.

“Anggaran Pendidikan di Sulawesi Tenggara melampaui 20 persen, itu sudah termasuk dana BOS dan BOP, karena dana tersebut merupakan ABPD kita,” katanya singkat.

Sumber: kendarinews

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.056541 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 1777101
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.