Teachersupercamp Kemenag Kerjasama Komunitas Baca Kota Kendari Sosialisasikan Anti Korupsi

Rahmad. S.Pd., M.Pd 18-01-2018 (15:55:50) Berita 142 times
Foto Nurlaely saat Kegiatan Sosialisasi Antikorupsi di salah satu area Taman Kota Kendari pada kegiatan week end.
 
 
Kendari (Inmas Sultra) --- Salah seorang alumni Teachersupercamp 2017, Nurlaily Muchlis asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara melakukan pembelajaran dan sosialisasi nilai-nilai Anti Korupsi kepada siswa PAUD, RA, dan MI di lingkungannya. Kegiatan ini, dilakukannya melalui pendekatan mendongeng, bercerita, memberikan buku komik dan bacaan serta Boargames. Hal ini, diterapkannya berdasarkan hasil yang diperolehnya saat mengikuti program Teachersupercamp di Puncak Bogor Bulan November 2017 lalu.        
 
Selain kesibukannya sebagai kamad pada MI Al-Mu'minin Kendari, ibu dari satu orang anak ini  tetap semangat dalam menjalankan amanah dari KPK dan Kemenag Pusat. Kegiatan ini dilakukannya tidak hanya di lingkungan RA/Madrasah namun sampai di halaman Kantor Walikota Kendari (Taman Kota) serta di alun-alun Tugu Religi yang menjadi ikon Kota Kendari saat ini.  Hal ini dilakukannya dengan bekerjasama dengan komunitas yang ada di masyarakat salah satunya dengan "Pustaka Bergerak Indonesia" dengan menggandeng buku-buku yang diperolehnya dari KPK sehingga dapat menumbuhkan budaya membaca dan budaya Anti Korupsi di Masyarakat.
 
“Kegiatan sosialisasi yang saya lakukan melalui pendekatan mendongeng di tingkat RA/PAUD, melalui Buku dan komik serta Boardgame (permainan) dari KPK dan ciptaan saya sendiri. Di masyarakat,  saya bekerjasama dengan orangtua siswa, komunitas-komunitas, seperti pustaka “bergerak Indonesia” yang ada di Kendari. Untuk sama-sama mengajak masyarakat Kota Kendari mencintai budaya membaca dan memahami nilai2 integritas/anti korupsi” ungkapnya.
 
Sosialisasi tidak hanya dilakukan di madrasah saja tapi kegiatan ini dilakukan juga di tempat-tempat yang dianggap layak dilaksanakan seperti di taman kota.
 
“Saya melakukan sosialisasi di lingkungan kelas/madrasah, di acara parenting orangtua siswa RA,  dan di taman Kota saat weekend yang banyak dikunjungi warga Kota Kendari” paparnya.
 
Saat ini ungkap Lely, sebagai alumni TSC 2017 yang tergabung dalam Forum Guru Penggerak Integritas (Forgupi) bersama dengan 99 guru RA/Madrasah se Indonesia lainnya secara serentak melakukan sosialisasi di lingkungan sosial madrasahnya. Pihaknya menyampaikan bahwa berbagai pendekatan dilakukan untuk mengadakan sosialisasi antikorupsi di daerah.
 
“Salah satu amanah yg diberikan oleh KPK dan Kemenag RI kepada kami alumni Teacher supercamp (TSC 2017) adalah mensosialisasikan nilai antikorupsi di daerah masing-masing, mulai dari madrasah sendiri sampai di lingkungan masyarakat. Kegiatan sosialisasi yang dilakukan melalui pendekatan mendongeng di tingkat RA/PAUD, melalui Buku dan komik serta Boardgame (permainan) dari KPK dan ciptaan kreativitas saya sendiri” katanya. (rhd)
 
 

Berita lainnya