Serahkan DIPA 2018, Kakanwil Kemenag Sultra Ingatkan program strategis

Waliullah, S.Ip 18-01-2018 (17:20:02) Berita 202 times
Kendari, (Inmas Sultra) --- Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Abdul Kadir, M.Pd, menyerahkan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2018 di Lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis, (18/1/2018).

DIPA 2018 tersebut diserahkan Kakanwil kepada Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang dan Pembimas, lingkup Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara bertempat di ruang Rapat Kakanwil.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara Dr. Abdul Kadir, M.Pd, mengatakan Penyerahan DIPA ini merupakan hal yang sangat penting. Karena didalam DIPA itu, mencerminkan tentang program kerja yang akan dilakukan oleh Kanwil Kementerian Agama yang terdistribusi pada masing-masing kabid dan pembimas dilingkungan Kanwil Kemenag Sultra.

Dijelaskannya, saat ini masih ada waktu untuk melakukan review terhadap RKAKL yang didasarkan pada program strategis dan prioritas yang dapat berdampak pada pemenuhan dan harapan publik.

Yang kedua lanjutnya, program DIPA yang berorientasi dan berimlikasi pada peningkatan citra Kementerian Agama sebagai lembaga yang menjalankan misi tentang pembinaan dan pengembangan aspek moralitas, aspek kependidikan pada lingkup satuan kerja kita masing-masing.

Sedangkan yang ketiga, DIPA harus mencerminkan dan mengakomodir sejumlah kebutuhan-kebutuhan strategis lainnya, yang terkait dengan kehidupan social, keagamaan dan kebutuhan pendidikan yang mendesak pada tahun 2018.

Ia berpesan agar DIPA yang diterima untuk dicermati kembali untuk dilakukan review jika sekiranya dalam program yang tersusun itu tidak memenuhi program strategis dan prioritas Kemenag dan tanggal 31 januari semua harus sudah rampung.
 
Sementara itu, Kabag tata Usaha, Drs. Joko, M.Pd, mengatakan DIPA yang diserahkan tersebut akan dipelajari dan hasil ditelaah itu akan disesuaikan dengan program prioritas yang telah ada sebagai bagian dari implementasi renstra dan visi misi Kementerian Agama.

Jadi jika ada kegiatan dalam RKAKL yang kurang menyentuh aspek pelayanan prima kepada masyarakat maka kegiatan itu perlu direvisi. Kita memaksimalkan anggaran yang tersedia dalam rangka peningkatan citra Kemenag, peningkatan pelayanan kepada masyarakat sehingga perlunya review,” jelasnya.

Disampaikannya, diawal tahun kita juga akan melaksanakan rapat kerja yang merupakan bagian dari evaluasi dari program kerja yang telah dilaksanakan tahun 2017. Apa kendala, solusi dan bagaimana langkah kedepan untuk memperbaiki bobot kinerja kita di 2018.

Ia juga menekankan pada penyiapan dokumen SAKIP, yang tahun lalu kita mendapat peringkat pertama. Harapannya dapat dipertahankan dan meningkatkan nilai yang diperoleh yaitu 67 sehingga kita perlu persiapan lebih awal.

Berita lainnya