Ratusan Pelajar Ummushabri Ikuti Wisuda Terpadu

Syech 29-05-2017 (12:37:02) Berita 163 times
Kendari (Inmas Sultra) --- Sebanyak 488 pelajar mengikuti wisuda terpadu, Rabu (24/5/2017) di Pesantren Ummushabri Metropolitan Kota Kendari.

Ketua Yayasan Ummusshabri Kendari Dr Supriyanto mengungkapkan 488 pelajar mengikuti wisuda terpadu yang dilaksanakan setahun sekali.

Wisuda yang dilaksanakan setahun sekali, tahun ini ada 488 pelajar yang mengikuti wisuda tersebut berasal dari jumlah keseluruhan empat jenjang atau tingkat yang ada di lingkup pesantren Ummushabri. Mulai dari Paud sebanyak 96 siswa, Madrasah Ibtidaiyah berjumlah 144 siswa, Madrasah Tsanawiah sebanyak 206 siswa dan Madrasah Aliyah berjumlah 42 siswa, ungkap Supriyanto.

Ia menjelaskan bahwa dari jumlah wisuda terpadu hari ini, menjadi gambaran kuota penerimaan setiap tahunnya.

Jumlahnya itu sudah menjadi gambaran atas kuota yang diterima untuk setiap tahunnya. Dulu wisudanya menggunakan sistem penamatan seperti sekolah lainnya untuk masing-masing jenjang, namun tidak menggambarkan syiarnya yang benar-benar tepat. Sehingga sejak 2010 hinggga sekarang kita mengadakan wisuda terpadu yang dilaksanakan secara bersama untuk empat jenjang itu, jelasnya.

Ia menuturkan bahwa manusia yang bermanfaat adalah generasi yang memberikan spirit bagi masyarakat disekitar dan bermanfaat bagi sesamanya. Serta memiliki integritas, moralitas, dan prestasi yang baik.

Harapanya setelah menimba ilmu disini yang tentunya lebih mengedepankan ilmu spiritual skill atau agama dan spritual culturenya atau budaya. Dua kompetensi ini menjadi identitas kedepannya ketika berada dimana saja, tutupnya.

Untuk diketahui, Wisuda Terpadu ini juga di hadiri oleh Rektor IAIN Kendari, Nur Alim, Kepala Bagian Tata Usahan Kanwil Kemenag Prov. Sultra, H. Zainal Mustamin, Kepala Kemenag Kota Kendari, Samsuri, , Anggota DPRD Provinsi Sultra Sudarmanto Saeka, Kepala madrasah Lingkup Pesri Kendari, dewan guru, serta siswa siswa dari semua tingkatan mulai dari PAUD, MI, MTs dan MA Pesri Kendari. (Rds/rtr)

Berita lainnya