Pesri Kendari Gelar Upacara HUT ke 45 

Rahmad 11-01-2018 (07:37:17) Berita 16 times
Foto Saat Pelaksanaan Upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun ke 45 yang dilaksanakan Jumat, 9 Januari 2018 di Pelataran Upacara Kompleks Pesri Kendari
 
Pesantren Ummusshabri (Pesri) Kendari  menggelar upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun ke 45 yang dilaksanakan Jumat, 9 Januari 2018 di Pelataran Upacara Kompleks Pesri Kendari dan  diikuti oleh seluruh siswa/santri Pesri Kendari mulai dari tingkat Pendidikan anak Usia dini (Paud), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah ( MA), Kepala Madrasah, dewan guru , dewan pengasuh.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua GUPPI Provinsi Sulawesi Tenggara Drs. H. Arsidik Asuru, MA , Wakil Rektor II dan III IAIN Kendari Dr H. Pairin, MA dan Dr. H Moh Yahya Obaid, M,Ag, Ketua Yayasan Ummusshabri  Kendari Dr. Supriyanto, MA bersama jajarannya, tamu khusus dari Udomsuksa School Bangkok Mr Raul Uy Guilas dan Ketua IKA Pesri Kendari Drs. Abu Yazid, Serta Para Alumni.

Bertindak sebagai pembina upacara Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Usaha Pembaruan Pendidikan Islam (GUPPI) Pusat Prof. Dr Imam Tolhah, MA.

Di awal sambutannya Imam Tolhah mengucapkan terima kasih banyak kepada Ummusshabri yang telah mengundang dewan pimpinan pusat GUPPI untuk ikut hadir dan berpartisipasi dalam memperingati HUT Ummusshabri ke 45.  

Imam Tolhah menyampaikan 3 bagian penting dalam sambutannya, yaitu terkait masalah Kegiatan Perkemahan raya dan Ummusshabri Expo, tantangan yang akan dihadapai Ummusshabri serta Peran GUPPI dalam dunia Pendidikan.

Pertama, ia mengapresiasi pelaksanaan Perkemahan raya dan Ummusshabri Expo yang dilaksanakan ini ini,  Pelaksanaan expo ini memberikan tanda bahwa Yayasan Ummusshabri dan GUPPI Sultra mampu memelihara, menjaga dan mengembangkan amanah para sesepuh GUPPI yang telah mendirikan lembaga pendidikan Ummusshabri ini sampai sekarang, dengan Pelaksanaan Expo ini menunjukkan Prestasi yang luar biasa, ia melihat  bahwa dengan Expo ini merupakan proses pembelajaran yang sangat bagus karena dalam Expo ini adanya kompetisi, baik yang sifatnya pendidikan intra maupun Extrakurikuler, tampilan mereka mulai dari tingkat Paud sampai MA sangat mengagumkan dan saya belum pernah mendapatkan kegiatan Expo yang dilaksanakan Ummusshabri ini di lembaga lembaga pendidikan GUPPI lainnya.”tutur  Imam Tolhah 

Imam Tolhah juga melihat bahwa dengan Expo ini adalah merupakan pencitraan untuk menunjukkan Eksistensi Ummusshabri sebagai sebuah lembaga pendidikan unggul, segaligus juga merupakan  pertanggung jawaban publik terhadap biaya biaya pendidikan dari orang tua selama ini kepada ummusshabri.” tambahnya

Kedua tantangan Pendidikan secara umum khusunya Ummusshabri bahwa karena sekarang ini kita berada dalam  di abad 21 atau era global yang mana pengaruh pengaruh negatif yang akan dihadapi seperti karena adanya  budaya budaya luar yang masuk ke Indonesia termasuk Kota Kendari ini  dan terkadang budaya tersebut banyak bertentangan dengan nilai nilai keagamaan jangan sampai kita terpengaruh dengan budaya tersebut dan ini merupakan tantangan yang cukup besar. Tantangan lainnya adalah masuknya narkoba, dimana sekarang ini Indonesia diperhadapkan dengan peran melawan narkoba, ini harus disadari jangan sampai kita terlibat dan mencoba khususnya para siswa, sebab kalau sudah terlibat dengan narkoba akan sulit untuk dihindarkan, narkoba akan menghancurkan sel sel otak kita, menghancurkan jiwa kita sehingga kita akan menjadi orang orang yang tidak berguna dalam masyarakat dan bahkan akan menjadi sampah masyarakat, karena itu kita harus menjauhinya. 


Selanjutnya tantangan lainnya adalah adanya faham faham eksklusif, seperti faham radikalisme, terorisme dan lainnya kita harus hati hati jangan sampai kita terjebak untuk mengikuti faham faham keagamaan tersebut.. Tantangan lainnya adalah karena sekarang ini kita berada di abad 21, ini adalah abad konvergensi antara Agama, Ilmu pengetahuan dan teknologi, dan ini yang harus kita capai, tidak cukup hanya agama dan pengetahuan tapi juga harus menguasai teknologi. Dan tantangan terakhir adalah tantangan internal untuk yayasan Ummushabri untuk bisa meningkatkan kualitas sehingga bisa bersaing dengan lembaga lembaga lainnya, dan itu sudah mulai ditunjukkan oleh Ummusshabri dengan menjalin kerjasama dengan lembaga pendidikan lainnya, termasuk yang ada di luar negeri seperti di Malaysia, Thailand, Singapura dan Jepang, karena itu konflik konflik Internal harus dihindari, biasanya konflik ini terjadi karena adanya personal disolder atau mismanajemen,”ungkapnya 

Terakhir Imam Tolhah menyampaikan peranan GUPPI dalam pendidikan, khususnya apabila terjadi konflik konflik yang sifatnya internal sebagaimana yang banyak terjadi diberbagai daerah maka untuk Ummusshabri Kendari mempunyai payung yaitu organisasi GUPPI sebagai pendiri yayasan ini memiliki peran yang penting dalam menyesaikan segala kemingkinan persoalan persoalan yang terjadi, jika permasalah tersebut tidak bisa diselesaikan ditingkat sekolah maka diselesaikan ditingkat yayasan , jika ditingkat yayasan tidak bisa diselesaikan maka diselesaikan oleh GUPPI di tingkat daerah  dan jika ditingkat daerah pun tidak bisa diselesaikan maka barulah persoalan tersebit diselesaikan oleh GUPPI ditingkat pusat, “Ungkapnya

Di penghujung upacara HUT Pesri ke 45, Imam Tolhah didampingi para Pejabat penting lainnya melakukan pengguntingan pelepasan balon ke udara (IK)

Berita lainnya