Pemkot Kerjasama Kemenag Kota Kendari Gelar MTQ Tingkat Kota Kendari

Rahmad. S.Pd., M.Pd 13-01-2018 (23:18:10) Berita 130 times
Foto Pembukaan MTQ ke 27 Tahun 2018 yang dimeriahkan oleh para kafilah dan majelis Taklim se Kota Kendari Sabtu 13 Januari 2018.


Kendari (Inmas Sultra) – Pemerintah Kota Kendari melalui Kementerian Agama setempat menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-27 Tingkat Kota Kendari. Kegiatan berlangsung di Lapangan Lanal Kendari Kelurahan Kendari Caddi, Kecamatan Kendari pada Sabtu pagi (13/1/2018).

Pembukaan MTQ dimulai dengan pawai khafilah. Diikuti ratusan orang peserta dari 11 kecamatan dan 65 kelurahan. Pawai ini dilepas Wakil Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir.

“Saya melepas pawai khafilah MTQ ke-27 Tingkat Kota Kendari, Allahu Akbar,” serunya sambil mengangkat bendera start.

Pawai ini dimulai dari Kompleks Perumahan TNI AL berakhir di arena perlombaan Lapangan Lanal Kendari.

Gelaran MTQ Kota Kendari ini akan berlangsung dari tanggal 13-17 Januari 2018, pejabat yang hadir dalam pembukaan, Sekda Kota Kendari Alamsyah Lotunani, Kepala Kemenag Kota Kendari Syamsuri, Ketua DPRD Kota Kendari Samsuddin Rahim beserta seluruh pejabat SKPD Pemerintah Kota Kendari.

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kota Kendari ke-27 yang dilaksanakan selama lima hari di Kecamatan Kendari akan memperlombakan 8 cabang dan melibatkan 130 dewan juri. Hal itu disampaikan oleh ketua panitia kegiatan, Samsuri pada saat pembukaan MTQ Sabtu siang (13/1/2018).

“Cabang yang dipertandingkan adalah tilawah qur’an, hifsil qur’an, tafsir qur’an, fahmil qur’an, syahril qur’an, Khatil qur’an, musabaqah makalah Al Qur’an, Qasidah, ditambah lomba pawai taaruf tingkat kecamatan,” usai Samsuri yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kendari.

Ia menambahkan, delapan cabang yang diperlombakan ini, akan dinilai dan diuji oleh 130 dewan juri dan dewan hakim yang berpengalaman. Selain itu, lanjut Samsuri, juri akan memperhatikan beberapa kriteria penilaian berdasarkan masing-masing cabang.

“Kalau misalnya tilawah dalam hal ini melagu, bagaimana melagukan Al Qur’an dengan fasih, bagaimana tajwidnya, sesuai urutan lagu, pengucapan maghrajul hurufnya tidak ada yang salah, kemudian sama seperti hafidz, menghafal, itu yang dinilai kemampuan, kompetensi menghafalnya bagus, hafalannya tidak ada yang salah, tentu itu yang akan dinilai,” paparnya.

Bagi yang meraih juara 1 dalam kegiatan MTQ kali ini, secara otomatis akan diutus sebagai kontingen Kota Kendari pada MTQ tingkat provinsi yang akan digelar di Buton Utara Maret mendatang.
 

Berita lainnya