Pembukaan MTQ Konawe ke 34 Berlangsung Meriah

Wa Ode Asnani, S.Ip 23-02-2018 (10:32:03) Berita 50 times
Unaaha, (Inmas Sultra)--- Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 berlangsung meriah. Asisten I Pemerintah Daerah Konawe, Nurdin sacara resmi membuka acara MTQ ke-34 yang dilaksanakan di halaman eks STQ Kabupaten Konawe, Rabu (21/2). Kegiatan ini juga diikuti 27 kecamatan dari 29 kecamatan se-Kabupaten Konawe.
 
Nurdin mengatakan, kegiatan MTQ ini merupakan bagian dari kehidupan beragama, selain itu kegiatan ini juga bertujuan sebagai ajang silaturrahmi antar masyarakat Konawe, bukan hanya untuk mementingkan prestasi semata karena banyak nilai-nilai ibadah yang terkandung di kegiatan ini.
 
“MTQ ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan nyata masyarakat dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia, selain menjadi media silaturrahmi keagamaan yang efektif, juga secara nyata telah terbukti mampu menjadi bukti daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan, terutama dalam segi keagaman, serta mewarnai akhlakul karimah masyarakat Konawe,” ucap Nurdin.
 
Lanjut Nurdin, semua itu dapat diwujudkan melalui MTQ ke-34 ini, sebab apa yang menjadi tujuan dari Musabaqah ini merupakan wujud dari ketaatan diri dalam mengamalkan apa yang terkandung dalam Kitab Suci Alquran, untuk itu apa yang dibacakan atau diperlombakan dalam MTQ ini tidak hanya dibaca semata, akan tetapi dipahami dan diaplikasikan dalam kehidupan nyata.
 
“Selain berisi nilai-nilai keagamaan dan keimanan, Alquran juga mengandung sumber ilmu pengetahuan yang diperuntukkan umat manusia. Alquran juga berisi kisah-kisah sejarah, falsafah hidup, kemuliaan dan keteladanan serta pesan-pesan luhur dan agung,” terangnya.
 
Terakhir, Nurdin menyampaikan bahwa MTQ ini merupakan suatu upaya untuk membumikan Alquran di tengah-tengah masyarakat dalam mewujudkan penuntasan buta baca tulis Alquran. Oleh karena itu qori dan qoriah yang ikut dalam acara ini diharapkan mampu mengaplikasikan apa yang menjadi pemahaman dalam kegiatan ini.
 
“Tujuan dan makna MTQ bukan hanya mencapai prestasi, yang paling utama adalah syiar dan dakwah serta menjadikan Alquran sebagai nafas kita, sebagai pegangan hidup kita yang hakiki,” tutup Nurdin.(KoP/nan)
 

Berita lainnya