Ketua DWP Kemenag Sultra: Sosialisasi SPAK Cegah Korupsi di Kemenag Konsel

Rahmad. S.Pd., M.Pd 17-04-2018 (09:10:07) Berita 63 times
Ketua DWP Kanwil Kemenag Sutra Mas Intan Abdul Kadir saat Membawakan Materi Sosialisasi SPAK di hadapan Peserta ibu-ibu Dharma Wanita Kemenag Konsel. di Aula Kemenag Konsel,  Senin (16/04/2018)

Andoolo (Inmas Sultra) --- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar sosialisasi Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) dengan sasaran kurang lebih 200 orang yang terdiri atas Dharma Wanita Kemenag se Kabupaten Konawe Selatan (konsel), kepala KUA, dan kepala madrasah.  Sosialisasi Saya Perempuan Anti Korupsi ini dipimpin langsung oleh Ketua DWP Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, Mas Intan Abdul Kadir yang didampingi ketua Dharma wanita Kemenag Konsel Dharmawati Adnan Saufi, bertempat di aula Kemenag Konawe Selatan (Konsel), Senin, (16/04).

Mas Intan Abdul Kadir dalam materinya menyampaikan bahwa Gerakan SPAK dengan aksinya menyebarluaskan pengetahuan, modus-modus, dan peluang yang berpotensi korupsi serta konsekuensi hukumnya. Melalui 6 macam permainan menarik yakni permainan Majo Junior untuk anak isia TK/RA dan SD/MI, permainan Majo Semai, dan Put Put untuk anak SMP, SMA dan Mahasiswa, lot arisan untuk Ibu-ibu. Permainan Trata untuk masyarakat umum/desa untuk pemanfaatan dana desa secara tepat. Diharapkan dengan simulasi permainan SPAK dapat meminimalisir dan mencegah terjadinya korupsi di kalangan ASN Kemenag.

“Jika gerakan ini dimulai dari keluarga lalu ke jaringan yang lebih luas, melalui komunitas, tempat kerja, dan masyarakat secara keseluruhan, niscaya tindakan korupsi dapat terentaskan.  Gerakan ini diharapkan mampu mendorong terjadinya  perubahan sikap dan mental para ASN dalam melakukan pelayanan publik yang didukung oleh kaum perempuam sebagai pendampong hidupnya.” Harapnya.

Menurutnya, kesempatan ini pihaknya akan memilih agen-agen SPAK yang berasal dari berbagai latar belakang kualifikasi pendidikan dan pekerjaan berbeda. “Mereka adalah ibu-ibu anggota Dharma Wanita Kemenag Konawe Selatan yang berasal dari berbagai latar belakang kualifikasi pendidikan dan pekerjaan, untuk disosialisasikan di tempat kerja masing-masing sehingga terjadi percepatan di semua sektor,” ungkapnya.

Mas Intan Abdul Kadir sebagai Ketua DWP Kanwil Kemenag Sultra sangat serius mengawal SPAK. Pihaknya mengatakan SPAK merupakan gerakan nasional yang memandang bahwa perempuan itu memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah tindak korupsi. Dikatakannya, “tidak jarang korupsi yang dilakukan suami, besar peran istri di situ. Perempuan memiliki andil yang sangat besar yang bisa mencegah dan mengingatkan suami agar tidak terlibat dalam tindak korupsi,” ujarnya.

Hal ini sejalan dengan pendapat Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas pernah berkata, "Perempuan punya peran sentral dalam mencegah maupun memberantas tindak pidana korupsi di negara ini. Dan itu dimulai dari keluarga." Katanya.

Di akhir sambutannya ia berharap melalui sosialisasi ini dapat melahirkan dan mengorbitkan sebanyak mungkin perempuan dan organisasi-organisasi perempuan yang bisa melindungi diri dan keluarga dari ancaman korupsi.

Simulasi SPAK mengakhiri sosialisasi dengan melibatkan seluruh peserta. Simulasi berlangsung meriah dan membuat suasana sosialisasi begitu kondusif semua peserta aktif bermain. Simulasi Anti Korupsi kali ini disaksikan langsung Kepala Kemenag Kabupaten Konsel Adnan Saufi, S. Pd. M. Pd.. (rhd)

GALLERI FOTO

Ketua DWP Kemenag Sultra:  Simulasi Warnai Sosialisasi SPAK di Kemenag Konsel
Rahmad. S.Pd., M.Pd 17-04-2018 (08:26:14)

Ketua DWP Kemenag Sultra: Simulasi Warnai Sosialisasi SPAK di Kemenag Konsel

Ketua DWP Kemenag Sultra:  Simulasi Warnai Sosialisasi SPAK di Kemenag Konsel
Rahmad. S.Pd., M.Pd 17-04-2018 (08:28:46)

Ketua DWP Kemenag Sultra: Simulasi Warnai Sosialisasi SPAK di Kemenag Konsel

Berita lainnya