Kemenag Muna Imbau Selektif Pilih Travel Umrah

Rahmad. S.Pd., M.Pd 07-02-2018 (10:12:30) Berita 74 times
Raha (Inmas Sultra) --- Kementrian Agama Kabupaten Muna fokus dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya dengan memperhatikan layanan umroh dan haji kepada masyarakat. Di bidang umroh, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muna, Drs. M . Basri mengingatkan masyarakat agar menggunakan layanan travel yang benar benar kompetibel. Pasalnya, travel yang menjadi jasa pelayanan jamaah Umroh kini kerap membuat calon jamaah terkatung katung. Hal tersebut sering terdengar dengan informasi yang kerap diberitakan di media masa khususnya di Pulau Jawa. Jamaah yang telah siap berangkat tidak diberangkatkan oleh jamaahnya.

” Saya belum lama ini diundang ke Masjid Agung untuk memberikan ceramah oleh travel yang menyelenggarakan manasik. Di situ saya tekankan juga tentang hal itu,” ungkap Basri.

Calon jamaah umroh lanjut Basri bisa mengecek travel umroh tersebut apakah masih aktif atau tidak dengan melihat badan hukumnya. Lama izin yang diberikan pemerintah kepada as travel lanjutnya selama dua tahun setelah itu bisa diperpanjang lagi.

“Izin travel umroh diurus setiap dua tahun setelah itu bisa diperpanjang lagi. Namun, bagi travel yang bermasalah otomatis akan ketahuan karena untuk memberangkatkan jamaah harus ada rekomendasi dari kami kalau tidak, akan ditolak oleh imigrasi. Selain itu untuk mendapatkan suntikan maningitis sebelum berangkat mereka juga harus dapat rekomendasi dari Kanwil, ” paparnya.

Muh Basri yang baru saja dilantik sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muna ini juga berharap selain memberikan perhatian kepada masyarakat di bidang haji dan umrah, bidang lainnya juga terus berbenah ke arah yang lebih baik. Salah satunya dengan mengupayakan kampung Alquran sesuai dengan program pemerintah daerah.

“Pemda Muna sudah mencanangkan kampung Alquran di desa Mantobua, saya berharap jajaran Kemenag Muna menyambut program itu dengan memaksimalkan sumber daya yang ada utamanya para penyuluh disetiap kecamatan. Bukan tidak mungkin tidak hanya satu tapi seluruh kampung di Kabupaten Muna menjadi kampung Alquran,” tandasnya.
<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/share/clipdata_180207_101118_358.sdoc-->

Berita lainnya