KARO HDI MATSUKI TEKANKAN PERLUNYA REVITALISASI PERAN KEHUMASAN PADA KEMENAG

Rahmad 28-11-2017 (22:29:07) Berita 166 times

JAKARTA (Inmas Kemenag Sultra) – Kemenag saat ini berada pada posisi yang sudah mulai diperhitungkan di mata public. Oleh karena itu, bersamaan dengan perkembangan yang cukup siginifikan tersebut, peran humas semakin ditantang untuk semakin kreatif dan inovatif. Demikian disampaikan Dr. Mastuki, M. Ag. saat menjadi narasumber pada kegiatan diklat kehumasan pada Selasa (28/11/2017) di gedung V lantai I Pusdiklat Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI.
 
Dari 40 peserta yang tersebar dari 28 provinsi se-Indonesia terlihat serius dan bersemangat mengikuti materi yang disampaikan Mastuki. Di hadapan seluruh peserta yang merupakan pelaksana pada kehumasan maupun beberapa fungsional kehumasan, Mastuki menyampaikan beberapa hal penting terkait upaya "Revitalisasi Peran Kehumasan" agar terus bergerak ke arah yang lebih baik.
 
Revitalisasi itu bisa dilakukan melalui beberapa hal, ungkapnya. Pertama dengan membangun citra dan reputasi positif Kemenag di tengah masyarakat, mengingat peran kehumasan memiliki posisi yang sangat sentral dan strategis dalam membangun kepercayaan public sekaligus mensosialisasikan kebijakan dan program Kemenag.
 
Hal ini terbukti, capaian kinerja Kemenag pada tiga tahun terakhir untuk indeks reformasi birokrasi yang dikeluarkan Kemen-PAN dan RB pada Tahun 2015 mencapai 69,14 (kategori B), sambungnya. Begitu pula untuk indeks kerukunan umat beragama Tahun 2016 sudah mencapai 75,47 serta Indeks Kepuasan Jamaah Haji berada pada nilai 84,85 untuk Tahun 2017 ini, jelasnya mencontohkan.
 
Hal ini berarti, survey yang dilakukan pihak internal kita, berkaitan dengan capaian kinerja Kemenag,  direspon masyarakat dengan baik, lanjut pejabat kelahiran Banyuwangi ini.
 
Lebih dari itu pelaku humas harus mampu mengasah dan mengembangkan inovasi dan kreasi baru dalam koridor dan aturan yang ada. “Jangan melulu terjebak dengan stigma tanpa anggaran, kita tidak akan bisa bergerak dan berkreasi”, ujar pejabat berkharisma ini.
 
Mastuki juga mengungkapkan strategi lainnya untuk meningkatkan citra dan repitasi positif Kemenag. Di antaranya pembenahan kualitas website baik itu konten maupun tampilannya. "Khusus untuk berita maksimalkan publis di website dan medsos lainnya, humas harus mampu mengimpress diri sendiri dari sekarang untuk mendongkrak citra positif instansi kita", tutur Mastuki. Selanjutnya juga perlu secara continue memperkuat tanggung jawab dengan menunjukkan kinerja (performance).
 
Ia juga berpesan agar senantiasa mengupgrade pengetahuan dan wawasan tentang kehumasan. Humas harus jeli dalam mencari, mengklasifikasi sekaligus mengklarifikasi data dan informasi kepada publik.
 
Karo Humas Data dan Informasi ini menambahkan bahwa menjadi Humas di Kemenag harus mampu menggeser isu-isu seremonial menjadi isu kinerja, melek media serta mampu bersinergi dengan instansi terkait lainnya.  setiap pemberitaan jangan terbatas pada seremonial belaka tapi sedapat mungkin mengungkap sisi lain dari berita itu.(Rahmad)

Berita lainnya