Kanwil Kemenag Terima DIPA 2018

Rio Tufail Ramadhan. SH 13-12-2017 (10:40:20) Berita 580 times
Kendari, (Inmas Sultra)  Pelaksana Tugas Gubernur (PLT) Sulawesi Tenggara Saleh Lasata atas nama pemerintah pusat menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2018 kepada pimpinan instansi vertikal dan kepala daerah di daerah itu yang berlangsung di Kendari, Selasa (12/12).

Penyerahan DIPA ini dilakukan secara simbolis oleh Plt. Gubernur Sultra, H.M. Saleh Lasata didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sultra Ririn Qadariyah disaksikan oleh Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh. 

DIPA yang diserahkan kepada instansi vertikal dan SKPD di Sultra tahun 2017 sebesar Rp 6,7 triliun atau mengalami kenaikan dari tahun 2017 hanya Rp 5,9 triliun. 

Kepala Kanwil Kemenag Sultra yang diwakili Kabag TU Kanwil Kemenag Sultra Drs. Joko, M. Pd. turut hadir sekaligus bertindak sebagai penerima DIPA  Satker di Lingkungan Kanwil Kemenag Sultra.
 
Setelah menerima DIPA, Joko mengatakan pada peneriman DIPA Kemenag tahun 2018 kali ini mengalami peningkatan dari jumlah di tahun 2017.
 
“Pesan Pak Presiden dan juga Gubernur Anggaran yang bersumber dari APBN ini sebisa mungkin digunakan seefisien mungkin, yang lebih bersifat menyentuh langsung pada kepentingan rakyat dan mengurangi hal-hal yang bersifat seremoni, seperti kegiatan studi tour,” imbuhnya.
 
Lebih lanjut dikatakan, untuk Kementerian Agama memang didalam DIPA kita ada tiga program dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi yakni fungsi agama, fungsi pendidikan dan layanan public.
 
“Memang secara focus Kemenag melaksanakan tugas dan fungsi untuk kepentingan rakyat, ada lima agama di satker kita, Islam, Hindu, Kristen, Budha dan Katolik,dimasing-masing agama juga punya pendidikan dan sudah berjalan dengan baik tentunya didukung dengan anggaran yang baik pula,”papar mantan Kabid Pendidikan Madrasah tersebut.
 
 
Sementara, untuk alokasi dana transfer ke daerah dan dana desa tahun 2018 di Sultra ditetapkan sebesar Rp15,867 triliun yang meliputi dana bagi hasil dan DAU Rp10,2 triliun, DAK fisik dan DAK non fisik Rp4 triliun, dana insentif daerah Rp201 miliar dan dana desa Rp1,411 triliun. 

"Penyerahan DIPA 2018 ini dilaksanakan lebih awal dengan tujuan agar pelaksanaan pembangunan dan pencairan anggaran di pusat dan daerah lebih cepat dan memberi manfaat nyata bagi rakyat," katanya.

PLT Gubernur Saleh Lasata berharap kepada bupati dan wali kota se-Sultra serta instansi vertikal dan kuasa pengguna anggaran lainnya agar dengan penggunaan anggaran di tahun mendatang lebih hati-hati dan terbuka.

"Saya minta kepada seluruh bupati, wali kota dan kuasa pengguna anggaran lainnya untuk meningkatkan pengawasan yang lebih ketat terhadap penggunaan anggaran sesuai dengan peruntukannya," katanya.
 

Berita lainnya