Kakanwil : Ulama dan Umarah Tak Bisa Dilepaskan Dalam Politik

Nisa Nurhayati. S.I.K 14-03-2018 (15:13:01) Berita 31 times
Kendari (Inmas Sultra)---- Dialog interaktif mengangkat tema sinergitas membangun nilai keagamaan dalam pilkada yang demokratis, bersama dengan Ketua Nahdlatul Ulama (NU),  KH Muslim, juga wakil direktur Binmas Polda Sultra, AKBP Arief Gunawan, Kakanwil Kemenag Sultra, Dr. Abdul Kadir M.Pd menjelaskan bahwa ulama dan umarah merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dilepaskan dalam kegiatan politik.

“antara ulama dan umarah adalah dua unsur yang tidak bisa dipisahkan. Karena ulama dan umarah jika bersama sama akan membangun stabilitas dalam sebuah negara itu akan terpelihara, “ ungkap kakanwil, Rabu (14/3), di Studi Pro 1 (satu) RRI Kendari.

Senada dengan Kakanwil, KH Muslim juga menerangkan bahwa tugas ulama adalah memelihara agama dan negara, maka antara agama dan politik  tdak bisa dipisahkan.

“ Agama itu berbicara dalam konteks kehidupan termasuk kehidupan dalam berpolitik,” ungkapnya.

“ juga posisi ulama dan umarah  bukan saling bertanding, namun bersanding,” tambahnya.

Dikesempatan yang sama, AKBP Arief Gunawan menjelaskan  tugas Polda Sultra dalam menciptakan pilkada yang demokratis yaitu dengan melakukan operasi satgas nusantara.

“seperti satgas kemitraan oleh fungsi binmas, satgas sosial dari intelcam, dan satgas media dari humas. Kalau kami dari binmas yakni melaksanakan koordinasi dengan tokoh agama untuk mendinginkan situasi dilingkungannya masing-masing,” ujarnya.
 

Berita lainnya