Jelang Tahun Baru Kanwil Kemenag Sultra bersama Pemrov Sultra Gelar Dzikir Akbar

Rahmad. S.Pd., M.Pd 01-01-2018 (07:59:30) Berita 122 times
Suasana Pelaksanaan Dzikir Akbar Bersama Kanwil Kemenag Sultra dengan Pemprov Sultra di pelataran rujab gubernur Sultra
 

KENDARI (INMAS SULTRA) -- Kanwil Kemenag Sultra bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melaksanakan zikir akbar pada malam pergantian tahun dari 2017 ke 2018.
 
Kadis Kominfo Sultra, Kusnadi di Kendari, Ahad, mengatakan, kegiatan zikir akbar yang dihadiri Plt. Gubernur Sultra HM Saleh Lasata itu dipusatkan di pelataran rumah jabatan gubernur.
 
"Jadi saat menyambut Tahun Baru 2018, semua pejabat pemprov dan warga yang hadir melakukan zikir dan doa bersama. Dan tidak ada pesta kembang api, seperti beberapa tahun sebelumnya," katanya.
 
Dzikir Akbar gabungan Kanwil Kemenag Sultra dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dipimpin lagsung oleh KH. Mursyidin Staf ahli Gubernur Sultra berjalan khikmat yang ditutup dengan doa untuk keselamatan dan keberkahan di akhir tahun 2017 dan menjadi spirit untuk memasuk tahun anggaran baru 2018
 
Turut hadir dalam Dzikir Akbar bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Setda pemprov Sultra, asisten 1, 2, 3 pemrov Sultra dan pejabat eselon 2 dan eselon 3 lingkup Pemrov Sultra.
 
Untuk kanwil kemenag Sultra sendiri, turut hadir Kakanwil Kemenag Prov. Sultra Abdul Kadir yang didampingi ibu ketua DWP Kanwil Kemenag Sultra, seluruh pejabat eselon 3 dan 4 beserta istri lingkup Kanwil Kemenag Sultra dan ASN Kanwil Kemenag Prov. Sultra. Dalam kegiatan ini juga melibatkan tokoh agama, MUI, dan Ketua BKMT Sultra.
 
Penceramah dalan dzikir akbar gabungan Kanwil Kemenag Sultra dan Pemprov Sultra kali ini didatangkan khusus penceramah Kondang dari Makassar Dr. Das'ad Latif.
 
Ustadz H. Das'ad Latif dalam tausiyahnya mengingatkan seluruh jemaah untuk melakukan muhasabah atau intropeksi terhadap segala sikap dan perbuatan yang telah dilakukan selama satu tahun sebelumnya.
 
“Sepatutnya kita melakukan muhasabah sebagai bentuk perenungan sekaligus mengenang seluruh perbuatan yang telah kita lakukan, baik terkait amal ibadah maupun kesalahan atau maksiat,” pesannya.
 
Das'ad yang juga sebagai dosen UMI Makassar dalam tausiahnya yang bertajuk penyakit hati. Das'ad menghimbau seluruh masyarakat untuk rajin shalat biar hidup tenang, hindari penyakit hati! jangan sombong, bakhil dan congkak.
 
'Penyakit hati merupakan salah satu penyakit yang susah disembuhkan ketika hati yang sakit maka seluruh aktivitas manusia jadi tidak berjalan normal. Untuk itu, jagalah hati dengan memperbanyak shalat wajib 5 waktu dan shalat sunat, jangan sombong, bakhil, dan jangan congkak" ajaknya.
 
Dikatakannya, jika ibadah yang ditunaikan selama ini belum maksimal atau kualitasnya belum baik, maka sepatutnya diperbaiki bahkan ditingkatkan kualitasnya. “Sebaliknya, terhadap kesalahan atau dosa yang telah dilakukan patut disadari dan seharusnya kita bertaubat memohon ampunan Allah,” pesannya.
 
Pada kesempatan itu pula Plt Gubernur H.M. Saleh Lasata menghimbau agar di awal tahun anggaran 2018 kinerja harus ditingkatkan lebih baik dari tahun 2017
 
"Mari kita songsong tahun baru 2018 dengan penuh harap. Apa yang kita belum capai tahun ini mari kita tingkatkan ditahun 2018 sehingga menjadi lebih baik. Insya Allah ke depannya pertumbuhan ekonomi kita akan semakin membaik". Ajaknya
 
Dikatakannya sadar ataupun tidak sadar kita adalah subjek pembangunan, mari memanfaatkan dana yang ada dengan hati-hati. Mari rayakan tutup tahun dengan sederhana jangan berlebihan agar keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
 
Kanwil Kemenag prov Sultra Abdul Kadir menyampaikan apresiasi kepada Pemrov Sultra yang telah mengajak kerja sama untuk menggelar dzikir akbar. Kerja sama kali ini merupakan terobosan awal yang nantinya semakin meningkatkan intensitas silaturahmi antara kanwil kemenag Sultra dengan Pemrov Sultra Sehinga bisa terjalin mesra.
 
"Saya sangat mengapresiasi atas keinginan pemrov menggelar dzikir akbar kali ini. Silaturrahmi harus tetap terjalin mesra antara pemprov Sultra dengan Kanwil Kemenag Sultra. Rasa syukur dan terima kasih yang teramat dalam terhadap Pemrov Sultra yang telah melepas 3 aset milik pemda ke Kemenag Sultra yaitu tanah tempat berdirinya kanwil kemenag Sultra, asrama haji dan tanah tempat berdirinya MAN 1 Kendari. Kita sepatutnyalah harus selalu bekerja sama dengan pemprov terutama dalam pembinaan umat beragama untuk mendukung perekonomian di Sultra.” katanya.
 
Di akhir acara dzikir akbar juga digelar shalawat Badar persembahan dari BKMT se Kota Kendari. Persembahan penutup sebuah tari bernuansa islami dari Dinas Pariwisata prov. Sultra. (rhd)
 
 

Berita lainnya